GOPOS.ID, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di wilayah terpencil, termasuk Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui dukungan anggaran untuk peningkatan infrastruktur jalan yang menjadi akses utama masyarakat Pinogu. Pada 2024, di tengah keterbatasan kapasitas fiskal pasca pandemi COVID-19, Pemerintah Provinsi Gorontalo mengalokasikan Belanja Bantuan Keuangan yang Bersifat Khusus kepada Pemerintah Kabupaten Bone Bolango sebesar Rp2,5 miliar untuk pemeliharaan Jalan Ruas Talubolo–Pinogu.
Dukungan terhadap infrastruktur tersebut kemudian kembali direncanakan pada 2025 melalui alokasi Dana Alokasi Umum Specific Grant (DAU SG) Bidang Pekerjaan Umum. Namun, rencana tersebut menghadapi penyesuaian akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja serta Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 29 Tahun 2025 berdampak pada pengurangan alokasi Transfer ke Daerah Provinsi Gorontalo sebesar Rp82,83 miliar, termasuk pengurangan alokasi DAU SG Bidang Pekerjaan Umum sebesar Rp28,72 miliar.
Meski menghadapi keterbatasan fiskal, Pemerintah Provinsi Gorontalo tetap berupaya menjaga dukungan pembangunan bagi masyarakat Pinogu. Pada 2026, sejumlah program pembangunan di sektor pendidikan dialokasikan untuk SMA Negeri 1 Pinogu dengan total anggaran sekitar Rp2,07 miliar yang bersumber dari DAU SG Bidang Pendidikan.
Program tersebut meliputi rehabilitasi ruang kelas, pembangunan ruang laboratorium, pembangunan perpustakaan, serta pembangunan rumah dinas SMA Negeri 1 Pinogu.
Komitmen tersebut juga diarahkan untuk dilanjutkan pada 2027. Pemerintah Provinsi Gorontalo masih akan berupaya mengalokasikan anggaran untuk mendukung kebutuhan dasar dan sarana pendidikan di Kecamatan Pinogu, antara lain melalui pembangunan sumur suntik, pengadaan jaringan internet, pembangunan pagar, serta pembangunan lapangan upacara atau olahraga di SMA Negeri 1 Pinogu.
Selain sektor pendidikan, perhatian juga tetap diarahkan pada aksesibilitas wilayah melalui rencana perencanaan pembangunan atau rehabilitasi Jalan Ruas Talubolo–Pinogu. Tahapan yang direncanakan mencakup penyusunan dokumen Feasibility Study (FS), Detail Engineering Design (DED), serta Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk tetap memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah terpencil, dengan menyesuaikan program pembangunan berdasarkan kemampuan fiskal daerah dan ketentuan perencanaan serta penganggaran yang berlaku. (Putra/Gopos)








