No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Pemkab Boalemo Dorong Pertanian Konservasi dan Agroforestry untuk Jaga Lahan

Ishak Noho by Ishak Noho
Rabu 15 Juli 2026
in Boalemo
0
Wakil Bupati Boalem, Lahmuddin Hambali, membuka FGD pengelolaan aset lahan pertanian, (Prokopim Boalemo)

Wakil Bupati Boalem, Lahmuddin Hambali, membuka FGD pengelolaan aset lahan pertanian, (Prokopim Boalemo)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, TILAMUTA — Pemerintah Kabupaten Boalemo mendorong petani mengubah pola pengelolaan lahan pertanian, khususnya di kawasan perbukitan yang selama ini banyak digunakan untuk budidaya jagung.

Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali menilai pembukaan lahan di kawasan dengan kemiringan tinggi tanpa tanaman konservasi dapat meningkatkan risiko erosi hingga banjir.

Hal itu disampaikan Lahmuddin saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Aset Lahan Pertanian Melalui Sistem Usaha Tani Konservasi dan Agroforestry di Desa Balate Jaya, Kecamatan Paguyaman, Rabu (15/7/2026).

Menurut Lahmuddin, sejumlah lahan pertanian masyarakat berada pada kemiringan yang cukup ekstrem, bahkan mendekati 45 derajat. Kondisi tersebut membuat pengelolaan lahan membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam menghadapi curah hujan tinggi.

“Masyarakat ini banyak yang mengelola dataran tinggi, yang tanpa disadari itu akan mengakibatkan erosi,” ujar Lahmuddin.

Ia menjelaskan, jagung memiliki sistem perakaran yang relatif pendek sehingga tidak optimal dalam menahan air dan menjaga struktur tanah pada lahan miring. Ketika hujan deras terjadi, kondisi tersebut dapat memperbesar aliran permukaan dan mempercepat pengikisan tanah.

Baca Juga :  Sherman Moridu Sebut DWP Bisa Mengangkat Harkat UMKM dan IKM

Lahmuddin juga mengaitkan perubahan fungsi kawasan berhutan menjadi lahan pertanian dengan meningkatnya tekanan terhadap lingkungan. Menurutnya, kawasan yang sebelumnya memiliki tutupan vegetasi lebih baik secara alami memiliki kemampuan lebih besar dalam menyerap dan menahan air.

“Dulu wilayah ini adalah hutan, sehingga banjir sangat jarang terjadi bahkan tidak pernah. Namun dengan pembukaan lahan pertanian yang tidak diimbangi tanaman tahunan, dampaknya mulai kita rasakan,” jelas Lahmuddin

Karena itu, Pemkab Boalemo mendorong penerapan sistem agroforestry dengan mengombinasikan tanaman pangan dan tanaman tahunan. Durian dan kakao menjadi beberapa komoditas yang didorong untuk dikembangkan masyarakat.

Baca Juga :  Rum Pagau Tekankan Sinergi Perangkat Daerah Wujudkan Boalemo Bebas Stunting

Lahmuddin menilai langkah tersebut bukan berarti menghentikan tanaman jagung, tetapi mengurangi ketergantungan petani terhadap satu komoditas sekaligus memperkuat fungsi konservasi lahan.

“Menanam jagung memang cepat perputarannya, tetapi kita harus melihat juga biaya produksi dan kondisi harga yang sering berubah. Karena itu, tanaman tahunan harus mulai kita kembangkan sebagai investasi ekonomi sekaligus menjaga lingkungan,” ungkap Lahmuddin

Selain berfungsi sebagai tanaman konservasi, tanaman tahunan diharapkan menjadi sumber pendapatan jangka panjang bagi petani ketika mulai memasuki masa produksi.

Pemerintah daerah selanjutnya akan mendorong pendampingan dan kolaborasi dalam penerapan usaha tani konservasi dan agroforestry. Pola tersebut diharapkan mampu menjaga kesuburan tanah, mengurangi risiko kerusakan lahan, sekaligus mempertahankan produktivitas pertanian.

“Kami emastikan aktivitas pertanian tetap memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan,” tutup Lahmuddin (Yusuf/Gopos)

Tags: FGDLahmuddin Hambali
Previous Post

Pertamina Perkuat Daya Saing UMKM Takalar Lewat Sosialisasi PUMK dan Edukasi LPG

Next Post

Polsek Popayato Bakar Arena Sabung Ayam

Related Posts

Bupati Boalemo, Rum Pagau, saat memimpin rapat evaluasi dan laporan penggunaan DBH sawit, (Prokopim Boalemo)
Boalemo

Rum Pagau Minta DBH Sawit Segera Direalisasikan dan Dipertanggungjawabkan

Rabu 2 September 2026
Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, saat memimpin apel kerja awal bulan, (Prokopim Boalemo)
Boalemo

HUT ke-27 Boalemo Diminta Jadi Momentum Evaluasi dan Kepedulian Terhadap Masyarakat

Rabu 2 September 2026
Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, saat memberikan sambutan, (Prokopim Boalemo)
Boalemo

Rp 300 Miliar Disiapkan, SNT Boalemo Mulai Terima 80 Siswa pada 2027

Kamis 27 Agustus 2026
[21.48, 8/10/2026] Gopos Yusuf: Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, menerima piagam perhargaan tanah wakaf, (Istimewa)
[21.55, 8/10/2026] Gopos Yusuf:
Boalemo

11 Tanah Wakaf di Boalemo Masuk Sidang Terpadu

Kamis 27 Agustus 2026
Sosialisasi PIK-R oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui DPPKBP3A bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, (Prokopim Boalemo)
Boalemo

PIK-R Sekolah Rakyat Boalemo Dibentuk, Sasar Pernikahan Dini hingga Bullying

Kamis 27 Agustus 2026
Bupati Boalemo, Rum Pagau, melakukan konsultasi dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Prof. Zudan Arif Fachrullah, (Istimewa)
Boalemo

Tata Kelola ASN Boalemo Didorong Berbasis Talenta dan Kinerja

Kamis 27 Agustus 2026
Next Post
Diduga arena perjudian ayam di Kecamatan Popayato, Rabu (15/07/2026) (Istimewa)

Polsek Popayato Bakar Arena Sabung Ayam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Masyarakat Kota Gorontalo Minta Kasus Terhadap Walikota Dihentikan Polda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean BBM Tak Bisa Dijawab Hanya dengan Kalimat “Stok Aman”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kombes Petrus Silalahi Jabat Dirkrimum Polda Gorontalo, Kombes Teddy Rachesna ke Bareskrim 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.