GOPOS.ID, BUNTULIA – Nyawa kembali menjadi tumbal di tengah kilau emas ilegal Kabupaten Pohuwato. Kamis (18/12) pagi, Hasan (45), warga Bongomeme, meregang nyawa secara tragis setelah tubuhnya terhantam dan terjepit bagian belakang ekskavator yang tengah mengeruk material di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Potabo.
Insiden berdarah pukul 06.30 WITA ini membongkar borok lama: minimnya standar keselamatan di lahan tambang ilegal yang diduga kuat milik oknum berinisial U alias Ka Une. Tragedi ini menambah daftar panjang kecelakaan kerja di zona “tak bertuan” yang luput dari pengawasan negara.
Peristiwa nahas yang menimpa Hasan bermula ketika ia sedang beraktivitas mengambil material di lokasi tambang bersama rekan-rekannya. Saat bersamaan sebuah ekskavator sedang melakukan penggalian. Diduga Hasan berada terlalu dekat ekskavator, sehingga saat ekskavator bermanuver, Hasan terhantam bagian belakang ekskavator.
Hingga berita ini diturunkan, status izin operasional alat berat dan pertanggungjawaban pemilik lahan, Ka Une, masih gelap gulita. Polisi mulai merapat ke TKP untuk mengusut.(Yusuf/gopos)







