No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Mahasiswa KKN UNG Kembangkan Desa Molotabu Jadi Agrowisata Berbasis Tanaman Pangan

Alexa by Alexa
Selasa 11 Juli 2023
in Advetorial
0
Kegiatan mahasiswa KKN UNG dalam rangka mengembangkan agrowisata berbasis tanaman pangan di Desa Molotabu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Kegiatan mahasiswa KKN UNG dalam rangka mengembangkan agrowisata berbasis tanaman pangan di Desa Molotabu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, BONE BOLANGO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengembangkan olahan pangan berbahan dasar jagung pulut di Desa Molotabu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.

Hal ini menjadi sebuah inisiatif menarik untuk pengembangan agrowisata bahari berbasis tanaman pangan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat sekaligus menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Agrowisata bahari adalah bentuk pariwisata berfokus pada pertanian dan budidaya tanaman pangan berbasis laut atau perairan. Desa Molotabu terletak di pesisir Teluk Tomini yang memiliki akses ke sumber daya laut yang kaya, dengan melihat potensi besar dalam mengembangkan konsep ini.

Dengan melibatkan masyarakat setempat, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja baru memperkuat ekonomi lokal. Selain itu, agrowisata bahari juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan gaya hidup berkelanjutan.

Baca Juga :  Tingkatkan Kinerja ASN, Weny Gaib Lantik Pejabat Baru di Kotamobagu

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Mahasiswa KKN UNG, Fitria S Jamin SP. M.Si, mengatakan, pengembangan agrowisata bahari di Desa Molotabu telah menanam berbagai jenis tanaman pangan di wilayah perairan, salah satunya adalah jagung pulut. Masyarakat setempat terlibat dalam seluruh proses, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen tanaman.

“Masyarakat setempat diberikan pelatihan mengenai praktik budidaya tanaman organik, manajemen tanaman yang berkelanjutan sampai pada pengolahan hasil, bertujuan untuk memastikan produksi tanaman pangan yang dihasilkan sehat dan ramah lingkungan,” ujar Fitria.

Dia menjelaskan, konsep Agrowisata bahari yang nantinya akan dikembangkan di desa Molotabu  meliputi berbagai kegiatan edukatif bagi wisatawan, seperti turpanen, pengolahan makanan tradisional, dan pelatihan memasak dengan menggunakan bahan-bahan lokal.

Hal ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat, tetapi juga membuka peluang baru untuk sektor pariwisata.

Baca Juga :  Rektor UNG Terima Kunjungan Silaturahmi Pimpinan PTS se-Provinsi Gorontalo

“Selain manfaat ekonomi, agrowisata bahari berbasis tanaman pangan yang berkelanjutan juga memiliki dampak positif terhadap lingkungan. Tanaman pangan yang ditanam di wilayah perairan membantu dalam pemulihan ekosistem dan mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam yang ada,” jelas Fitria.

Harapannya, kata Fitria, Desa Molotabu menjadi pusat pengembangan agrowisata bahari bagi desa-desa lain untuk mengadopsi pendekatan dalam memanfaatkan potensi alam secara berkelanjutan, dengan melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menciptakan perubahan positif yang signifikan dalam kesehatan masyarakat dan lingkungan di wilayah tersebut.

“Agrowisata bahari berbasis tanaman pangan merupakan bukti nyata pengembangan pariwisata secara berkelanjutan, sambil memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dan lingkungan. Semoga inisiatif ini dapat terus berkembang, memberikan inspirasi bagi daerah lain, dalam menjaga kesehatan dan keberlanjutan di masa depan,” tutup Fitria.(Adv/Yusuf/Gopos)

Tags: AgrowisataDesa MolotabuMahasiswa KKN UNGUniversitas Negeri Gorontalo
Previous Post

Gebyar SMS, Bupati Pohuwato Kunjungi Langsung Warga Duhiadaa yang Sakit

Next Post

1.470 Mahasiswa UNG Siap Membangun Desa Melalui Program KKN

Related Posts

Kusnadi mendampingi sang istri menjalani perawatan medis. (Foto: Dok/Humas BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan)
Advetorial

Layanan Digital BPJS Kesehatan Permudah Peserta JKN Urus Administrasi

Senin 3 Agustus 2026
Foto Bersama Tim PKM UNG bersama KWT Maju Bersama Desa Moutong, Kecamatan Suwawa, (Istimewa)
Advetorial

Tim PKM UNG Bekali KWT Maju Bersama Manajemen Usaha, Perkuat Bisnis Olahan Tomat

Minggu 2 Agustus 2026
Elok Afifah menunjukkan program REHAB 3.0. (Foto: Dok/Humas BPJS Kesehatan Cabang Jember)
Advetorial

Keluar dari Jeratan Tunggakan JKN, Warga Jember Rasakan Manfaat Kemudahan Cicilan REHAB 3.0

Jumat 31 Juli 2026
Linda Khoirun Nisa menunjukkan layanan Mobile JKN. (Foto: Dok/Humas BPJS Kesehatan Cabang Jember)
Advetorial

Kisah Nakes Jember Rasakan Manfaat Nyata JKN: Dari Benteng Darurat hingga Proteksi Keluarga!

Jumat 31 Juli 2026
Dhia Silmi Danisha menunjukkan layanan Mobile JKN. (Foto: Dok/Humas BPJS Kesehatan Cabang Jember)
Advetorial

Wajah Baru Layanan JKN Lewat Genggaman Tangan, Warga Jember Rasakan Manfaatnya

Jumat 31 Juli 2026
Untit Setiawati menunjukkan kartu kepesertaan BPJS Kesehatan. (Foto: Dok/Humas BPJS Kesehatan Cabang Jember)
Advetorial

Solusi Tanpa Ribet ke Kantor Cabang, Warga Jember Apresiasi Kehadiran Layanan BPJS Keliling

Jumat 31 Juli 2026
Next Post
Pelepasan 1.470 Mahasiswa UNG yang akan membangun desa melalui program KKN (dok. ung)

1.470 Mahasiswa UNG Siap Membangun Desa Melalui Program KKN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kuasa hukum korban, Rizka Umar diwawancarai gopos.id.

    Owner Kedai Kopi di Gorontalo Diduga Lakukan Pelecehan ke Mantan Karyawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengurus DPD-DPC ABPEDNAS Gorontalo Dilantik: Wujudkan Kolaborasi Daerah dan Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa SMP Tewas Tenggelam di Pantai Muara Kasih Bonepantai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Gorontalo Minta ABPEDNAS Berkolaborasi Bangun Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yeyen Sidiki: Listrik Masuk Dudepo Bukti Perjuangan Rusli Habibie Hadirkan Keadilan Energi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.