GOPOS.ID, BONE BOLANGO – Momen penamatan dan perpisahan siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tapa menjadi ajang penuh inspirasi bagi para pelajar. Sekretaris Daerah Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa, hadir langsung memberikan motivasi dan pesan mendalam kepada para siswa agar terus melanjutkan pendidikan, mengejar cita-cita, serta membanggakan orang tua melalui prestasi dan akhlak yang baik.
Iwan mengaku merasa bangga dan bahagia dapat kembali berada di lingkungan sekolah, tempat yang mengingatkannya pada masa-masa perjuangan saat menimba ilmu di bangku pendidikan.
“Saya merasa senang, bangga, dan bahagia berada di tempat ini. Saya juga pernah merasakan bagaimana menjadi seorang siswa, belajar, berproses, dan menerima berbagai pelajaran hidup dari para guru,”ujar Iwan, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, masa sekolah merupakan fase penting yang akan selalu dikenang sepanjang hayat. Berbagai pengalaman, termasuk teguran dan didikan keras dari guru, sejatinya menjadi bekal berharga untuk membentuk karakter dan kedisiplinan dalam menghadapi masa depan.
Iwan juga mengingatkan para siswa agar tidak pernah melupakan perjuangan orang tua yang telah bekerja keras demi masa depan anak-anak mereka. Baginya, cara terbaik membalas pengorbanan orang tua bukan hanya dengan ucapan terima kasih, tetapi dengan meraih kesuksesan dan membuat mereka bangga.
“Jangan pernah berhenti belajar dan memberikan yang terbaik untuk orang tua. Mereka tidak membutuhkan balasan apa-apa selain melihat anak-anaknya berhasil dan menjadi pribadi yang membanggakan,”katanya.
Lebih lanjut, Sekda mengajak seluruh siswa untuk berani bermimpi besar dan terus menjaga semangat meraih cita-cita setinggi mungkin.
“Gaungkan cita-cita setinggi langit. Jangan sampai untuk bercita-cita saja sudah tidak mampu. Masa depan ada di tangan adik-adik sekalian,”tegasnya
Iwan menekankan bahwa kelulusan dari jenjang SMP bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan pintu masuk menuju jenjang yang lebih tinggi.
“Hari ini adik-adik menerima ijazah SMP. Ini bukan finish, tetapi tiket keberangkatan menuju pendidikan yang lebih tinggi. Jangan sampai ada yang putus sekolah,”ujarnya.
Ia pun mengajak para orang tua untuk terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada anak-anak agar tetap melanjutkan pendidikan. Menurutnya, persoalan putus sekolah masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
“Saya mendapat laporan bahwa angka putus sekolah di Bone Bolango masih berada di kisaran 1.900 anak dengan berbagai faktor penyebab. Ini menjadi perhatian kita bersama agar tidak ada lagi anak-anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan,” ungkapnya.
Tak lupa, Sekda Bone Bolango menyampaikan apresiasi kepada para guru yang terus mengabdi dan mendidik generasi muda dengan penuh dedikasi meski di tengah berbagai keterbatasan.
“Terima kasih kepada para guru yang tetap bersemangat mendidik anak-anak kita. Peran guru sangat besar dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas,”tuturnya.
Iwan Mustapa menitipkan tiga pesan penting kepada para siswa sebagai bekal menghadapi masa depan. Pertama, jangan pernah berhenti memiliki rasa ingin tahu. Kedua, jangan pernah berhenti bersyukur dan beribadah kepada Allah SWT. Ketiga, jangan pernah berhenti menghormati orang tua.
“Adik-adik sekalian adalah generasi emas tahun 2045. Kalianlah yang akan menjadi pemimpin dan menentukan arah masa depan bangsa ini,”pungkasnya. (Indra/Gopos)







