No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Erma Susanti Harapkan Perda Pesantren Bisa Perkuat Ponpes

Admin by Admin
Rabu 5 Mei 2021
in Jawa Timur, Nusantara
0
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti. (Foto: istimewa)

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti. (Foto: istimewa)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, BLITAR – Anggota DPRD Jawa Timur (Jatim), yang juga menjadi anggota panitia khusus (Pansus), Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pengembangan pesantren, Erma Susanti, mengharapkan nantinya Perda Pesantren, harus bisa menguatkan potensi pondok pesantren (ponpes) di Jatim.

“Adanya Perda Pesantren diharapkan bisa memberdayakan ponpes. Sehingga bisa mengurangi tingkat pengangguran. Kemudian akan menciptakan pengusaha-pengusaha baru dari kelompok santri yang mempunyai potensi.” Katanya, saat ditemui dalam acara silaturahmi di Kabupaten Blitar, Selasa (4/5/2021).

Menurutnya, karena saat ini sudah ada UU Pesantren. Jangan sampai Perda Pesantren menjadi duplikasi dari UU Pesantren. Oleh sebab itu harus ada perincian yang jelas dalam mengatur peran-peran dari ponpes. Mulai dari peran pendidikan, sampai peran yang lain. Sehingga Perda tersebut tidak menjadi produk yang terulang.

Erma menilai ponpes mempunyai sejarah pendidikan dan dakwah yang sangat kuat. Sehingga Perda jangan sampai memberikan intervensi yang berkaitan dengan hal itu. Maka dari itu, harus ada pengembangan lainnya.

Baca Juga :  Deteksi Bencana Hidrometeorologi, Pemkot Blitar Gelar Apel Kesiapsiagaan

“Kita melihat ponpes ini sebagai aset, dan bukan hanya aset bagi pendidikan, ataupun aset untuk dakwah saja. Melainkan juga perlu membuat pesantren menjadi salah satu pusat pemberdayaan ekonomi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya meminta dalam pembahasan Raperda Pesantren, harus dipikirkan secara matang dan tidak terburu-buru. Hal itu berkaca pada pengalaman di Provinsi Jawa Barat, yang memerlukan waktu lumayan lama untuk menyelesaikan Raperda. Yakni hampir selama setahun karena begitu banyaknya persoalan.

Erma mencontohkan, salah satu persoalan yang dihadapi yaitu terkait tidak adanya sinkronisasi data banyaknya ponpes di Jatim. Perbedaan data itu antara setiap institusi-institusi di Jatim. Baik data yang diberikan oleh pemerintah maupun dari Ormas Islam.

Baca Juga :  Pesan Wali Kota Blitar Saat Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan ke-77 RI

“Kalau versinya RMI dari PWNU, itu hampir 11000 Ponpes. Sedangkan dari versinya Kemenag itu ada di kisaran 5.000 lebih. Kemudian dari Bu Khofifah menyebutkan ada sekitar 6.000 ponpes,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Erma mendorong persoalan terkait pendataan juga harus diselesaikan. Kendala-kendala yang dihadapi harus dicarikan jalan keluarnya. Apalagi berkaitan dengan hal pendataan jumlah Ponpes yang tersebar di Jatim.

“Persoalannya, apakah akses oleh ponpes untuk itu yang susah, atau memang harus perlu proaktif dari pemerintah untuk melakukan pendataan. Sehingga ponpes yang menjadi akses kita ini bisa tertata dengan baik,” pungkasnya. (mt/gopos)

Baca Juga: Erma Susanti Minta Pemerintah Pertimbangkan Nasib Petani Saat Ambil Kebijakan Impor Garam

Tags: Jawa TimurPerda pesantrenPonpes
Previous Post

Erma Susanti Minta Pemerintah Pertimbangkan Nasib Petani Saat Ambil Kebijakan Impor Garam

Next Post

Selain Mudik, Pejabat dan ASN Dilarang Open House dan Halal Bihalal

Related Posts

Pemkab Jember saat menggelar pasar murah
Jember

Pemkab Jember Berhasil Jaga Stabilitas Harga, Inflasi Tetap Aman

Selasa 7 Juli 2026
Bupati Jember, Muhammad Fawait, berpidato dalam Gala Dinner bareng KAUJE di Pendopo Wahyawibawagraha
Jember

Gala Dinner KAUJE, Gus Fawait Ajak Alumni Unej Perkuat Kolaborasi Bangun Jember

Minggu 5 Juli 2026
Bupati Jember Muhammad fawait saat menerima penghargaan dari kabar terdepan dan lingkar Daerah Belajar
Jember

Gus Fawait: Penghargaan Jadi Penyemangat, Fokus Utama Tetap Kemajuan Jember

Sabtu 4 Juli 2026
Gus Fawait saat Jadi Pembicara di Konferensi Pendidikan Indonesia 2026
Jember

Gus Fawait Bawa Gagasan Pendidikan Digital dari Konferensi Nasional ke Jember

Sabtu 4 Juli 2026
Bupati Jember Muhammad fawait saat menyerahkan belangko pada camat di Jenggawah
Jember

Peta Cinta Tuntaskan Antrean e-KTP, Warga Jember Kini Bisa Cetak di Kecamatan

Jumat 3 Juli 2026
Masyarakat Tanggul memburu pasar murah yang diselenggarakan Pemkab Jember
Jember

Ratusan Warga Serbu Pasar Murah Tanggul, Gula dan Telur Dijual di Bawah Harga Pasar

Kamis 2 Juli 2026
Next Post
ilustrasi open house (dok. fokusjabar.id)

Selain Mudik, Pejabat dan ASN Dilarang Open House dan Halal Bihalal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Spanyol Melaju ke 8 Besar Piala Dunia 2026 Setelah Kalahkan Portugal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arisan Fiktif Marak Lagi, Warga Gorontalo Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Kapolres di Gorontalo Berganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggota DPRD Dapil Tapa-Bulango Diskusi bersama Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Gorontalo Copot Lurah yang Abaikan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.