No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Daya Beli Belum Pulih, Warga Gorontalo Berharap Tarif Ojol Tak Naik Lagi

Muhajir by Muhajir
Kamis 22 September 2022
in Gorontalo
0
Ilustrasi ojek online (dok. gopos)

Ilustrasi ojek online (dok. gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Dampak kenaikan harga Bahan Bakar Subsidi (BBM) ditambah kenaikan tarif transportasi, seperti tarif ojek online, membuat angka inflasi di daerah cenderung merangkak naik. Tak heran, harga-harga pun turut mengalami kenaikan. Ujungnya, semakin membebani konsumen dan masyarakat.

Kenaikan harga diakui sejumlah warga Gorontalo, membuat pengeluaran mereka bertambah untuk menebus kebutuhan pokok maupun biaya transportasi. Sebagai catatan, kenaikan harga BBM sangat besar kontribusinya terhadap rantai pasok sejumlah bahan pokok dan komoditas yang diperlukan masyarakat.

Ulfa Tangahu (55), seorang penjual makanan di Pasar Tradisional Desa Gentuma, Kabupaten Gorontalo Utara, mulai merasakan dampak kenaikan berbagai harga. Menurutnya, pengeluarannya sekarang lebih banyak dibandingkan sebelum harga BBM dan tarif ojol naik.

Sebagai salah satu pengguna ojek online (ojol) di Gorontalo, kenaikan BBM yang berujung kenaikan tarif, membuat pengelurannya bertambah. Mau tak mau ia lebih mengencangkan ikat pinggang. Ia pun berharap, inflasi di daerah tak naik lagi sehingga harga bisa kembali normal. Juga, tak ada lagi kenaikan tarif ojol.

’’Saya jadi harus bekerja lebih keras agar semua keperluan sehari-hari bisa terpenuhi. Saya juga harus pintar putar otak untuk berhemat. Bayangkan saja, karena inflasi, kenaikan BBM dan tarif ojol, biasanya pengeluaran hanya sekitar 3 jutaan per bulan, sekarang mencapai 4 jutaan,’’ keluh Ulfa kepada wartawan, Rabu sore (21/9/2022).

Baca Juga :  Masyarakat Talumolo Blokade Jalan, Protes Material Banjir Tak Kunjung Ditangani

Salah satu upaya penghematan yang dilakukan Ulfa adalah sebisa mungkin memilih naik angkutan umum ketimbang ojol. Ini menjadi bukti, ojol yang sudah menjadi kebutuhan konsumen masyarakat kelas bawah, bisa ditinggalkan jika tarifnya kembali naik.

’’Sekarang itu hampir semuanya naik harga, mulai dari barang-barang, bahan-bahan pokok, dan tarif transportasi. Saya itu sekarang harus lebih berhemat, makanya lebih memilih naik angkutan umum yang masih bisa ditawar,’’ kata Ulfa.

Meski diakuinya dilihat dari sisi waktu, naik angkutan umum membutuhkan waktu tunggu lebih lama dibanding ojol, Ulfa tetap memilihnya jika memang tak ada kebutuhan mendesak yang mengharuskannya untuk naik ojol.

’’Terpaksa lah, meski jadi repot. Saya berharap pemerintah mampu mengatasi keadaan yang terjadi sekarang, saya berharap tidak ada lagi kenaikan tarif, karena masih banyak masyarakat yang ekonominya lebih di bawah saya,’’ ucapnya lagi.

Baca Juga :  Harga BBM Naik, Pertalite Rp10.000 per Liter

Di lain tempat, hal senada disampaikan oleh Nursyarifah (21), seorang mahasiswa yang berkuliah di salah satu kampus di Gorontalo. Ia mengatakan, kenaikan harga-harga termasuk tarif ojol, membuat ia terseok lantaran pengeluaran per bulannya bertambah.

Selama ini, ia pun menggunakan jasa ojol untuk kuliah. Karena itu, ia berharap tarif tak naik lagi.

’’Per bulan biasanya saya butuh sekitar sejuta tapi karena banyak sekarang hampir semuanya naik jadi saya harus minta biaya tambahan dari orang tua di kampung sekitar Rp500 ribu. Jadi, total kalau untuk pengeluaran per bulan saat ini itu sekitar Rp1,5 juta,’’ katanya.

Nuraisyah juga merasa prihatin pada orang tuanya yang harus bekerja lebih keras untuk membiayainya kuliah serta biaya hidup sehari-hari.

’’Apalagi saya anak kost, jadi biayanya jadi double,’’ tuturnya.

Perlu diketahui, kenaikan harga BBM dan transportasi membawa efek domino yang cukup membuat sebagian besar masyarakat ’’menangis’’.

Selain tarif ojol, kenaikan harga BBM juga ikut mendongkrak harga bahan-bahan pokok. (rls/muhajir/gopos)

Tags: BBM NaikTarif Ojol
Previous Post

Imigrasi Gorontalo Goes To Campus, Dorong Pelayanan Maksimal

Next Post

Pertalite Jadi Lebih Boros Pasca Naik Harga?

Related Posts

Gorontalo

Pengemudi Bentor Mengeluh ke Gubernur, Ada Samsat “Minta Uang” Tambahan saat Pemeriksaan Kendaraan

Kamis 15 Oktober 2026
Gorontalo

Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP Tahun 2026 

Kamis 15 Oktober 2026
Kandora Coffee, UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang dipimpin Arni Pabunga, membawa cita rasa kopi Toraja ke panggung perdagangan internasional melalui partisipasinya dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 14–18 Oktober 2026.
Gorontalo

Pertamina Bawa Kandora Coffee ke Trade Expo Indonesia 2026, Kopi Toraja Bidik Pasar Global 

Rabu 14 Oktober 2026
Gorontalo

Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

Rabu 14 Oktober 2026
Gorontalo

Penyalahgunakan Izin Tinggal, Imigrasi Gorontalo Deportasi 3 WNA Cina  

Selasa 13 Oktober 2026
Gorontalo

BMKG: Kualitas Udara di Gorontalo Tidak Sehat Akibat Asap Karhutla

Senin 12 Oktober 2026
Next Post
Antrean kendaraan untuk mengisi BBM Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). (gopos.id)

Pertalite Jadi Lebih Boros Pasca Naik Harga?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Masyarakat Kota Gorontalo Minta Kasus Terhadap Walikota Dihentikan Polda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kombes Petrus Silalahi Jabat Dirkrimum Polda Gorontalo, Kombes Teddy Rachesna ke Bareskrim 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean BBM Tak Bisa Dijawab Hanya dengan Kalimat “Stok Aman”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.