No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Dari Magang ke Karier: Menguji Dampak Program Nasional Bagi Fresh Graduate

Hasan by Hasan
Senin 27 April 2026
in Menyapa Nusantara
0
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meninjau pelaksanaan Magang Nasional 2025 di RS Bunda Thamrin Medan, Sumatera Utara, Rabu (22/4/2026). ANTARA/HO-Kemnaker RI/aa.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meninjau pelaksanaan Magang Nasional 2025 di RS Bunda Thamrin Medan, Sumatera Utara, Rabu (22/4/2026). ANTARA/HO-Kemnaker RI/aa.

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Enam bulan setelah diluncurkan, Program Magang Nasional merampungkan tahap pertamanya dengan melibatkan hampir 12 ribu lulusan baru. Di balik angka itu, muncul pertanyaan penting: sejauh mana program ini benar-benar mampu membuka jalan karier bagi generasi muda?

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), pengalaman singkat para peserta Magang Nasional Tahap I tersebut ditunjang oleh sebanyak 1.185 perusahaan yang berpartisipasi sebagai penyelenggara magang dan melibatkan sebanyak 5.267 orang mentor.

Peserta yang menyelesaikan program selama enam bulan akan mendapatkan sertifikat magang, sedangkan peserta yang mengikuti lebih dari tiga bulan, tapi jika kurang dari enam bulan akan memperoleh surat keterangan.

Bagi peserta, dokumen ini penting sebagai bekal awal untuk menunjukkan pengalaman dan kesiapan kerja secara lebih meyakinkan.

Dengan berbagai dukungan dari pemerintah kepada peserta meliputi uang saku hingga sertifikat, apakah Magang Nasional berdampak sesingkat durasinya, atau malah memberikan efek yang lebih panjang bagi perjalanan karier para calon angkatan kerja muda kita?

Makna Magang

Bagi Gladys, lulusan Public Relations Universitas Indonesia (UI), pengalamannya menjalani program Magang Nasional di Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kemnaker RI, merupakan ruang belajar yang baru.

Ia mengatakan, keterampilan baru yang ia petik dari program tersebut antara lain kemampuan public speaking, copywriting, hingga etika bekerja dan membangun relasi dengan para rekan secara profesional.

Hal yang hampir serupa diungkapkan oleh Yasmin, lulusan Psikologi Universitas Padjajaran (Unpad), yang menjalankan magang di Divisi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) LKBN ANTARA.

Yasmin mengatakan, program ini membuka perspektif baru terhadap dunia korporasi media yang ia sebut seru dan tidak membosankan.

“Ini rasanya menjadi starting point aku ke ranah baru. Aku sebelumnya sempat ragu kalau pekerjaan corporate itu akan membosankan, tapi ternyata seru juga. Terutama karena di industri media, jadi lebih menyenangkan, banyak yang bisa dipelajari,” ujarnya.

Baca Juga :  Mata LSF di Balik Layar, Menyaring yang Tak Terlihat Publik

Di sisi lain, Zahra, lulusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) mengaku senang dapat magang di Lembaga Pendidikan ANTARA (LPA).

Ia bahkan tertarik untuk terjun di dunia media yang ia sebut tidak monoton dan wadah sempurna untuk mengumpulkan ilmu baru dari berbagai tokoh.

Magang agaknya menjadi jendela baru bagi para fresh graduate. Tak hanya untuk mengembangkan kompetensi, tapi juga menemukan passion baru diri sendiri yang mungkin cukup lama terpendam.

Magang Bermakna

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan esensi utama dari Magang Nasional yang hampir satu tahun berjalan ini adalah menjadi jembatan antara calon angkatan kerja, dunia akademis, dan dunia usaha/industri.

Namun, dalam pandangan yang lebih luas lagi, Yassierli berharap program Magang Nasional bisa menjadi salah satu upaya mengurangi tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia.

Berdasarkan data terkini dari Badan Pusat Statistik (BPS), TPT pada November 2025 adalah sebesar 4,74 persen, atau turun 0,11 persen poin dibanding Agustus 2025.

Ia juga menyampaikan harapan para peserta Magang Nasional dapat lebih mudah untuk memasuki dunia kerja yang relevan dengan studi dan pengalamannya setelah program ini selesai dijalani.

Kemnaker pun sedang melakukan penghitungan terkait berapa banyak peserta Magang Nasional yang pada akhirnya direkrut oleh perusahaan atau industri tempatnya melakukan magang selama kurang lebih enam bulan tersebut.

Berdasarkan data terkini Kemnaker, sudah terdapat sejumlah perusahaan yang merekrut 20-30 persen dari peserta Magang Nasional Tahap I.

Baca Juga :  Sekolah Perempuan: Cahaya Harapan di Pesisir Pangkep

Setelah Magang, Lalu Apa?

“Terus apa?”, sepertinya menjadi salah satu pertanyaan yang mengiringi anak-anak muda, tak terkecuali para lulusan baru perguruan tinggi yang mengikuti Magang Nasional.

Bagi Gladys, setelah mendapatkan ilmu dan pengalaman yang telah dikumpulkan, langkah selanjutnya adalah mengembangkan kompetensi untuk kemudian diimplementasikan di lingkungan kerja selanjutnya. Pengalaman ini, lanjut dia, diharapkan menjadi nilai tambah bagi kredibilitasnya secara profesional.

“Dengan bekal yang sudah dimiliki, saya mulai mendapatkan beberapa tawaran kesempatan kerja, yang menunjukkan bahwa pengalaman magang ini memberikan dampak positif dan diakui sebagai pengalaman yang relevan,” ujar Gladys.

Dari sisi pemerintah, Kemnaker telah mempertimbangkan untuk menambah jumlah kuota peserta hingga 150 orang pada pelaksanaan Magang Nasional selanjutnya.

Seiring dengan itu, pemerintah juga menyediakan program sertifikasi kompetensi bagi para peserta yang sudah menyelesaikan program magang tersebut.

Peserta dapat mengikuti uji kompetensi di balai pelatihan Kemnaker maupun Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang bermitra dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Langkah ini kemudian diperkuat dengan upaya Kemnaker mengembangkan platform SiapKerja, termasuk fitur KarirHub yang menyediakan informasi lowongan kerja dari berbagai sektor.

Dinamika pasar kerja dunia saat ini sudah cukup menantang. Tugas pemerintah saat ini adalah bagaimana menjaga anak-anak muda tidak kehilangan semangat, dan tetap optimistis di tengah berbagai gejolak yang tidak bisa mereka kendalikan sendiri.

Jangan sampai generasi penerus bangsa tidak memiliki peluang untuk menyempurnakan ilmu dan talenta yang mereka asah dari kampus, demi menggapai cita-cita mulia.

Siapa tahu, magang menjadi langkah kecil yang bermakna besar bagi perjalanan hidup mereka di masa yang akan datang.(*)

Sumber: Antara

Tags: KemennakerMagangMenyapa Nusantara
Previous Post

BI-Pemkab Gorontalo Utara Percepat Transaksi Digital Lewat Kawasan Non Tunai

Next Post

Bahasa Tubuh dan Candaan: Momen Rocky Gerung di Hadapan Prabowo

Related Posts

Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia dalam pertemuan bersama pemerintah daerah di Banda Aceh. (Foto: Antara)
Menyapa Nusantara

Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak untuk Atur Pendanaan dan Cegah Korupsi

Selasa 28 April 2026
Menyapa Nusantara

Infografik: Registrasi Kartu Seluler Baru dengan Biometrik Wajah

Selasa 28 April 2026
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman memberikan keterangan kepada wartawan usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/4/2026) ANTARA/Fathur Rochman
Menyapa Nusantara

Dudung Siap Jadi Penghubung Masyarakat dan Pemerintah

Senin 27 April 2026
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan) Hanif Faisol Nurofiq usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). ANTARA/Fathur Rochman
Menyapa Nusantara

Baru Dilantik, Hanif Langsung Tancap Gas Urus Ketahanan Pangan

Senin 27 April 2026
Kepala Badan komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari menjawab pertanyaan wartawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)
Menyapa Nusantara

Dilantik Prabowo, Qodari Emban Tugas Besar Perbaiki Komunikasi Pemerintah

Senin 27 April 2026
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berbincang dengan Akademisi Rocky Gerung (tengah) dan Ketua Dewan Direktur Great Institute Syahganda Nainggolan (kiri) usai pelantikan pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). ANTARA/Bayu Pratama
Menyapa Nusantara

Bahasa Tubuh dan Candaan: Momen Rocky Gerung di Hadapan Prabowo

Senin 27 April 2026
Next Post
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berbincang dengan Akademisi Rocky Gerung (tengah) dan Ketua Dewan Direktur Great Institute Syahganda Nainggolan (kiri) usai pelantikan pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). ANTARA/Bayu Pratama

Bahasa Tubuh dan Candaan: Momen Rocky Gerung di Hadapan Prabowo

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Terpopuler

  • Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo kini memanggil sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gorontalo, Cokro Katilie, Selasa (28/4).

    Kasus TKI Bergulir, Kepala Bappeda Gorontalo Kembali Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok Pemadaman Listrik Selama 7 Jam di Beberapa Wilayah di Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semarak Lomba Bertutur Bone Bolango, Pelajar Berebut Bonus Puluhan Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Terima Aspirasi Mahasiswa Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus HIV-AIDS di Gorontalo Meningkat Awal 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.