No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Cerita Guru Honorer: 12 Tahun Mengabdi, Diobservasi Ikut PPPK Malah Tidak Ada Penempatan

Muhajir by Muhajir
Selasa 23 Mei 2023
in Deprov Gorontalo
1
Puluhan guru honoer yang tergabung dalam Asosiasi Guru Honorer Provinsi Gorontalo bersama Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo dalam rapat dengar pendapat mengenai perekrutan P3K, Senin (22/5/2023) (muhajir/gopos)

Puluhan guru honoer yang tergabung dalam Asosiasi Guru Honorer Provinsi Gorontalo bersama Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo dalam rapat dengar pendapat mengenai perekrutan P3K, Senin (22/5/2023) (muhajir/gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Terjun ke dunia pendidikan, mengemban amanah mencerdaskan kehidupan bangsa. Demikian tujuan mulia yang sering diemban para guru honorer di Indonesia. Meskipun jauh dari kata sejahtera, dorongan mendidik anak bangsa di bangku pendidikan formal menjadi tanggung jawab yang harus mereka tuntaskan.

Oleh: Muhajir S Matulu, Gorontalo 23 Mei 2023

Pemerintah melalui Kementerian PANRB melaksanakan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Tujuannya untuk memberdayakan honorer sehingga bisa berstatus PNS/P3K. Dalam perekrutan beberapa tahun belakangan, Pemerintah memprioritaskan P3K untuk honorer di bidang pendidikan yaitu guru dan sektor kesehatan atau tenaga kesehatan (Nakes).

Perekrutan P3K ini diharapkan menjadi jawaban atas ketidakpastian pada honorer yang selama ini mengabdi. Termasuk para guru honorer yang telah beberapa tahun bahkan belasan tahun mengabdi sebagai honorer.

Perekrutan P3K yang telah lama ditunggu ini ternyata tidak sepenuhnya menjawab kehendak para guru honorer yang selama ini telah mengabdi di dunia pendidikan. Hal ini seperti dialami oleh Novilawati Djafar. Guru honorer di Kota Gorontalo yang telah 12 tahun mengabdi tak kunjung diangkat menjadi P3K.

Senin 22 Mei 2023, puluhan guru honorer yang tergabung dalam Asosiasi Guru Honorer Provinsi Gorontalo mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo. Mereka mengadu kepada Komisi IV tentang perekrutan P3K yang dinilai merugikan para guru honorer yang telah lama mengabdi.

Baca Juga :  Sun Biki Tampung Aspirasi Warga Isimu Selatan dan Botumoputi

Pada kesempatan tersebut, Novilawati Djafar bercerita tentang nasib yang dialaminya. Cerita Novilawati berawal saat observasi yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan untuk pengangkatan P3K guru. Kala itu, Novilawati Djafar bersama ratusan guru honorer di Gorontalo ikut diobservasi. Dari hasil obsevasi itu, Novilawati Djafar yang merupakan guru Ekonomi di SMA 1 Gorontalo tidak dinyatakan lulus. Alasannya, tidak ada penempatan atau formasi untuk penempatan guru ekonomi berdasarkan Data Pokok Pendidikan atau Dapodik P3K guru.

“Permasalahan saya itu tidak ada penempatan. Iya saya guru ekonomi yang terbaca tidak ada penempatan,” ujar Novilawati Djafar kepada gopos.id, Senin (22/5/2023).

Permasalahan perekrutan P3K berawal dari sini. Bagi Novilawati, alasan dirinya tidak lulus lantaran tidak adanya penempatan adalah hal yang tidak mendasar. Menurut Novi, dirinya memiliki jam mengajar yaitu sebanyak 15 jam di SMA 1 Gorontalo. Sedangkan pada saat yang sama, ada lulusan P3K yang berstatus prioritas satu (P1) atau lulusan passing grade (PG) ditempatkan mengajar ekonomi di SMA 1 Gorontalo.

“Ini yang saya persoalkan. Padahal saya ada jam mengajar, bukan tidak ada jam. Aturannya walaupun hanya 6 jam linieritas yang penting dia ada jam yang sudah terbaca oleh dapodik. Nah saya sudah lebih dari 6 jam yaitu 15 jam. Saya malah tergeser oleh P1,” ujarnya.

Baca Juga :  Soal Hukum, DPRD Gorontalo Studi Komparasi Ke Kemenkumham Yogyakarta

Novilawati menjelaskan, dirinya mempersoalkan pergeseran yang dialaminya ini. Pasalnya, sesuai aturan kedudukan guru honorer di sekolah induk dalam seleksi PPPK harusnya aman dan tidak bisa digeser oleh P1.

Novilawati menceritakan kisahnya ini dalam rapat tersebut. Dirinya bersama puluhan guru yang mendatangi Kantor Deprov Gorontalo mengungkap keluh kesah mereka atas simpang siur rekrutmen P3K yang dialami oleh mereka dan berharap ada solusi yang mereka terima.

Di tempat yang sama, Sekretarias Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, Rudi Daenunu mengungkap persoalan ini menjadi perhatian dari Dinas Pendidikan Provinsi. Pihaknya segera melakukan pertemuan dengan sekolah yang meliputi unsur kepala sekolah, bidang kurikulum dan operator dapodik untuk menelusuri persoalan penempatan atau formasi guru yang kosong.

“Hal ini dimaksudkan supaya kita bisa mendapat solusi dan informasi di mana letak ini. Sampai pada ketika guru yang ditempatkan yang sudah ditempatkan dari pusat kok tidak bisa diterima di tempat itu sehingga berikan kesempatan,” ujar Rudi.

Ketua Komisi IV Deprov Gorontalo, Hamid Kuna ikut meminta agar persoalan guru ini menjadi perhatian dari dinas terkait untuk dilakukan pengkajian serta menata kembali formulasi perekrutan P3K **

Tags: guru honorerPerekrutan P3K
Previous Post

Ishak Ntoma Tekankan Netralitas ASN Hadapi Pemilu Serentak 2024

Next Post

Pemkot Gorontalo Optimistis Wujudkan Kota Layak Anak

Related Posts

Deprov Gorontalo

DPRD Provinsi Gorontalo Siapkan Perubahan Perda Perizinan Berusaha

Senin 5 Oktober 2026
Deprov Gorontalo

Ekwan Ahmad Sambut Kapolda Gorontalo yang Baru, Siap Perkuat Sinergi

Senin 5 Oktober 2026
Deprov Gorontalo

Hamzah Idrus Pertanyakan Legalitas Kegiatan Eksplorasi PT Selebes Bone Mineral

Rabu 30 September 2026
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Yeyen Sidiki, menyampaikan sambutan pada kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Pengurusan NIB bagi 25 pelaku UMKM oleh Diskumperindag Provinsi Gorntalo.
Deprov Gorontalo

Yeyen Sidiki Perjuangkan Aspirasi UMKM, 25 Pelaku Usaha Difasilitasi Urus NIB

Senin 28 September 2026
Deprov Gorontalo

Tim Pakar: Kritik Silakan, tetapi Jangan Mengaburkan Fungsi Pakar

Minggu 27 September 2026
Deprov Gorontalo

Ridwan Monoarfa Pastikan Bantuan Peralatan IKM Berdampak pada Produktivitas

Senin 21 September 2026
Next Post
Wakil Wali Kota, Ryan F. Kono menghadiri VLH Kota Layak Kota Gorontalo oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Selasa (23/5/2023)

Pemkot Gorontalo Optimistis Wujudkan Kota Layak Anak

Comments 1

  1. Anonim berkata:
    Rabu 24 Mei 2023 pukul 8:24 pm

    Untuk ibu Novi, seharusnya bisa berjuang di tahap 1 dan tahap 2 (setidaknya lulus).
    Agar bisa berstatus P1.
    Permen nomor 20 sudah lebih dahulu menjanjikan optimalisasi guru yg sudah lulus PG, baru terbitlah permen yg baru, PG tidak bisa menggeser guru induk..sedih juga

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Masyarakat Kota Gorontalo Minta Kasus Terhadap Walikota Dihentikan Polda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kombes Petrus Silalahi Jabat Dirkrimum Polda Gorontalo, Kombes Teddy Rachesna ke Bareskrim 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean BBM Tak Bisa Dijawab Hanya dengan Kalimat “Stok Aman”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.