GOPOS.ID, GORONTALO – Belasan juta rupiah uang yang tersimpan di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri yang berada di kompleks kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) raib. Itu setelah ATM yang berada di Jalan Sudirman Kota Gorontalo, digondol maling, Senin (4/2/2019).
Dari informasi yang dihimpun, uang yang berhasil digasak pelaku mencapai belasan juta rupiah. Sedikitnya sebanyak 287 lember uang pecahan Rp 50.000 yang dibawa pelaku.
Menurut Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Robin Lumban Raja SIK MSi didampingi Kasat Reskrim, AKP Handy Senonugroho SH SIK, diketahui sejak pagi harinya. Diperkirakan pelaku perusakan ATM tersebut menjalankan aksinya dini hari tadi.
“Kami menerima laporan bahwa terjadi pembongkaran brangkas ATM di jalan Sudirman. Tepatnya di depan toko Amanda Jaya dan Toko Mufida sekira pukul 03.00 WITA. Kami masih menyelidiki kasus ini,” ungkap Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Robin Lumban Raja SIK M.Si.
Diduga kuat, sebelum melakukan pembobolan brankas ATM, pelaku sudah terlebih dahulu mempelajari situasi di sekitar lokasi, termasuk melihat sumber daya listrik.
Baca juga : 1.550 Liter Cap Tikus Diamankan Petugas Saat Sibuk Tangani Banjir

Dan saat beraksi, modus yang dilakukan pelaku adalah mematikan sumber daya listrik sehingga oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut bisa lebih leluasa melakukan aksinya.
Dari hasil penyelidikan polisi pula, pelaku berhasil membawa kabur sejumlah uang yang ada di dalam brankas ATM. Saat ini polisi terus berkoordinasi dengan pihak Bank Mandiri cabang Gorontalo untuk mengungkap dalang pembobolan brankas ATM tersebut.
“Kami masih berkoordinasi dengan pihak bank mandiri untuk mengungkap pelakunya. Kami akan memeriksa rekaman CCTV beberapa hari terakhir ini untuk bisa melihat gambaran pelaku,” lanjutnya Kapolres Gorontalo Kota.
Baca juga : Polisi Kejar Pelaku Pembacokan Warga Andalas
Ditanya jumlah uang yang berhasil diambil, Kapolres Gorontalo Kota belum bisa memastikannya jumlahnya dan pihaknya masih berkoordinasi dengan Bank Mandiri cabang Kota Gorontalo.
“Ada sejumlah uang yang berhasil diambil, tapi uang itu adalah istilahnya uang yang direject nasabah. Uang yang ada di dalam brankas masih tetap utuh pada tempatnya, tidak berhasil diambil oleh pelaku,” jelas mantan Kapolres Bone Bolango itu. (ndi/hl)