No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Swab Test Berulang, Penumpang Pesawat Ngamuk di Bandara Djalaluddin Gorontalo

Hasan by Hasan
Jumat 1 Oktober 2021
in Gorontalo
0
Resvin Pakaya

Resvin Pakaya

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Ketentuan harus melakukan swab test saat berangkat maupun tiba di bandara bagi pelaku perjalanan udara memicu reaksi penumpang. Seperti yang terjadi di Bandara Djalaluddin Gorontalo. Salah seorang penumpang mengamuk setelah harus menjalani swab test rapid antigen berulang, Kamis (30/9/2021).

Aksi sang penumpang itu pun menjadi viral setelah aksinya terekam video dan beredar luas di kalangan warga Gorontalo. Dalam video berdurasi kurang lebih 2:19 Detik itu memperlihatkan seorang pria yang juga diketahui Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Partai Nasdem Kabupaten Boalemo, Resvin Pakaya penumpang perjalanan udara yang terlihat marah karena menolak di Swab Antigen.

Baca Juga :  Makam Pahlawan Nani Wartabone, Terancam Batal Direnovasi

Saat dikonfirmasi Resvin mengungkapkan, kejadian itu bermula ketika dirinya dicegat petugas bandara karena belum melakukan test antigen saat sampai dari bandara Djalaludin Gorontalo. Padahal sebelum berangkat dirinya sudah menjalani tes swab PCR. Surat keterangan hasil PCR itu berlaku 2×24 jam. 

“Saya berangkat dari Makassar menggunakan pesawat Lion air namun saat sampai di bandara dan hendak ke pintu keluar saya ditahan oleh petugas,” ungkapnya dikonfirmasi, Jumat (1/10/2021).

Resvin menjelaskan, saat itu dirinya merasa lucu dan aneh dirinya harus di-swab Antigen. Sebab ia masih memiliki surat keterangan Test PCR yang berlaku masih aktif selama 2×24 Jam.

Baca Juga :  Permenaker No. 2 Tahun 2022 Direvisi, JHT Bisa Cair Sebelum 56 Tahun

“Loh kok kenapa saya harus di Swab Antigen lagi,” tegasnya.

Dengan dasar telah memiliki surat keterangan PCR yang masih berlaku kenapa harus di Swab Antigen lagi dan akhirnya memperotes hal tersebut.

“Saya berbicara di sini yakni kapasitas saya sebagai Anggota DPRD yang memprotes kebijakan pemerintah,” katanya.

“Saya tidak menolak tapi saya hanya menjelaskan protes,” tandasnya. (Putra/gopos)

Tags: Bandara DjalaluddinGorontaloPenumpang Pesawat
Previous Post

Dipantau Kepala Bappenas, Ribuan Santri di Blitar Lakukan Vaksinasi

Next Post

Banyak Program Pemkab Pohuwato Tak Terlaksana Akibat Covid-19

Related Posts

Gorontalo

Borong 3 Penghargaan, PLN NP UP Gorontalo Bersinar di Corporate Communication Award 2025

Jumat 15 Mei 2026
Gorontalo

PLN Nusantara Power UP Gorontalo Raih Peringkat 1 Mitra Kerja Sama TVRI Gorontalo

Jumat 15 Mei 2026
Gorontalo

PLN Nusantara Power UP Gorontalo Raih Penghargaan Best Efisiensi 3rd Winner Regional Sulawesi–Kalimanta

Jumat 15 Mei 2026
Gorontalo

Flash News: Sepekan ke Depan Gorontalo bakal Dilanda Hujan Disertai Petir

Jumat 15 Mei 2026
Gorontalo

Pohon Tumbang Depan Polsek Kota Utara Timpa Kebel Listrik, Halangi Jalan Pengendara

Jumat 15 Mei 2026
Karyawan PLN Nusantara Power melakukan monitoring pencampuran biomassa dengan batubara di PLTU Rembang. Sepanjang tahun 2025 PLN NP berhasil menghasilkan 1.041 GWh energi hijau dari cofiring pada 25 PLTU di seluruh Indonesia. (Foto.istimewa)
Gorontalo

Produksi Energi Hijau PLN Nusantara Power Tembus 245 GWh di Kuartal I 2026, Lampaui Target 14,7 Persen

Jumat 15 Mei 2026
Next Post
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, memberi sambutan usai salat berjemaah di Masjid Al-Mutaqin,  Dengilo.

Banyak Program Pemkab Pohuwato Tak Terlaksana Akibat Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Langgar Kode Etik, Polresta Gorontalo Kota PTDH Dua Personelnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAR Gorontalo: Pria di Dungingi Meninggal Tersambar Petir saat Memancing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Pria di Kecamatan Dungingi Diduga Tewas Tersambar Petir 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pohon Tumbang Depan Polsek Kota Utara Timpa Kebel Listrik, Halangi Jalan Pengendara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Lurah di Kota Gorontalo Kompak Evakuasi Pohon yang Tumbang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.