No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Ketika Nelayan di Paguat Bertahan Dengan Modal Seadanya

Admin by Admin
Senin 16 November 2020
in Gorontalo
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, POHUWATO – Wajah Yoni sedikit melemas ketika mengetahui tangkapan hari itu tidak sesuai harapan. Yoni yang merupakan nelayan asal Paguat, Pohuwato ini sehari-hari menjalankan aktivitasnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sebagai seorang nelayan nener (anakan ikan bandeng) di Paguat, Yoni mengaku tidak pernah tersentuh oleh bantuan pemerintah. Padahal dikondisi pandemi Covid-19, dimana jual beli masyarakat sangat kurang, membuat dirinya harus bertahan apa adanya. Modal yang digunakan untuk melaut pun seadanya.

“Tidak ada bantuan dari dorang (tidak ada bantuan dari pemerintah). Ini cuma pake modal pribadi ini. Itupun tidak banyak,”ucap ayah tiga anak ini.

Baca Juga :  SMS Cerdaskan Masyarakat Lewat Program yang Matang

Kondisi serupa juga dialami Hardi. Sebagai nelayan Nener, Hardi mengaku sampai dengan saat ini dirinya dan beberapa nelayan lainnya belum pernah mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah.

Bahkan sudah beberapa kali dirinya bersama rekan-rekan nelayan sudah seringkali memasukan proposal tapi sampai dengan saat ini belum pernah mendapatkan bantuan.

“Kami melaut menggunakan modal seadanya,” tuturnya.

Dari data rekapitulasi nelayan di Kecamatan Paguat. Ada sebanyak 402 orang nelayan yang tersebar di enam desa. Dengan jumlah penerima bantuan perahu dari tahun 2013-2020 sudah sekitar 69 orang nelayan dan penerima bantuan mesin katinting 6.5 PK di tahun 2018 sebanyak 88 unit.

Baca Juga :  Dikira Ikan, Warga Kampung Bugis Temukan Janin di WC Umum

Dikonfirmasi, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Pohuwato Zainudin Zakaria mengatakan untuk mendapat bantuan, setiap nelayan perlu memasukan proposal di Dinas Perikanan.

“Setelah proposal dimasukkan, akan di survei langsung ke lapangan apakah nelayan tersebut masuk kriteria yang ditentukan,” ucapnya.

Sehingga menurutnya bukan berarti ketika pemerintah tidak memberikan bantuan, pemerintah tidak hadir di tengah-tengah nelayan. Namun ada proses yang harus dilakukan untuk pemberian bantuan tersebut. (Azhar/Gopos)

Tags: NelayanNelayan Paguat
Previous Post

Jaringan Kabel Terbakar, Listrik di Desa Bubeya Padam

Next Post

Sekda Gorut Jelaskan Indikator Penilaian Kinerja ASN

Related Posts

Chelsea Jenny Pattiwael (kiri) adalah ajudan sekretaris pribadi Gunernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. (Foto.putra tangahu/gopos)
Gorontalo

Kerap Tertangkap Kamera, Siapa Chelsea Pattiwael yang Selalu Mendampingi Sherly di Gorontalo?

Rabu 24 Juni 2026
Gorontalo

KKLP 2026 UNBITA Siap Menjangkau 9 Kecamatan, Hadirkan Program Berdampak untuk Kota Gorontalo

Rabu 24 Juni 2026
Mentrans RI, M Iftitah Sulaiman Suryanagara.(F. RRI/Istimewa)
Gorontalo

Mentrans RI Pastikan Kunjungan ke Boalemo Dijadwalkan Kembali

Rabu 24 Juni 2026
Gorontalo

Puncak PENAS XVII Gorontalo: Presiden Prabowo Pacu Semangat Petani-Nelayan

Rabu 24 Juni 2026
Kepala Perum Bulog Cabang Gorontalo, La Ode Sulaiman
Gorontalo

PENAS Jadi Pemantik Kebangkitan Pertanian Modern

Rabu 24 Juni 2026
Gorontalo

Upiya Karanji Jadi Simbol Kebanggaan Gorontalo di PENAS XVII

Rabu 24 Juni 2026
Next Post

Sekda Gorut Jelaskan Indikator Penilaian Kinerja ASN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. (Foto. Istimewa/Screenshot google)

    Sherly Tjoanda Dikabarkan Hadir di PENAS XVII

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UMGO Benarkan Video Viral Soal Beasiswa-KIP Kampus Negeri adalah Calon Mahasiswinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara Jadi Magnet di PENAS XVII Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rum Ngaku Kecewa, Kunjungan Mentrans ke Boalemo Dibatalkan Mendadak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UNG Kukuhkan 700 Lulusan pada Wisuda ke-61, Rektor Pesan Jadilah Agen Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.