No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Aksi Blokade Jalan ke Pelabuhan Gorontalo Ricuh

redaksi by redaksi
Rabu 5 Agustus 2020
in Hukum & Kriminal
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Aksi protes warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Korban Banjir diwarnai kericuhan, Rabu (5/8/2020) pukul 17.00 WITA. Situasi itu terjadi saat Polisi hendak membubarkan aksi warga yang melakukan blokade Jalan Jalaludin Tantu, yang merupakan akses menuju ke Pelabuhan Gorontalo.

Pantauan gopos.id, aksi blokade jalan berlangsung sejak pukul 14.30 WITA. Aksi itu dipicu karena masyarakat ingin agar Gubernur Gorontalo dan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo bisa hadir menemui massa aksi. 

Aksi blokade jalan terus berlangsung hingga pukul 17.00 WITA. Sementara di sisi lain, aksi tersebut memicu terjadinya antrean panjang kendaraan. Hal itu membuat petugas Polres Gorontalo Kota yang turun melakukan pengamanan di lokasi berupaya agar warga membuka blokade jalan. Sebab, akses jalan menuju ke Pelabuhan Gorontalo tersebut juga merupakan penghubung Trans Sulawesi Jalur Selatan. Akses tersebut ikut dimanfaatkan warga yang hendak menuju ke wilayah Kabila Bone dari Kota Gorontalo, ataupun sebaliknya.

Baca juga: Flash News: Warga Lima Kelurahan Blokade Jalan ke Pelabuhan Gorontalo

Namun Aliansi Masyarakat Korban Banjir yang merupakan gabungan warga dari lima kelurahan yang terdampak banjir itu tetap bertahan. Mereka akan membuka blokade jalan apabila Gubernur atau Wali Kota Gorontalo hadir menemui mereka.

Baca Juga :  Kinerja Pertanian di Era Rusli-Idris Memuaskan
blokade jalan oleh sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Korban Banjir memblokade untuk akses ke pelabuhan Gorontalo Rabu (5/8/2020) berlangsung ricuh. Foto Pranz

Kabag Ops Polres Gorontalo Kota, Kompol Luthfi Amir bersama personil yang berada di lokasi meminta warga untuk membubarkan blokade jalan tersebut. Namun warga masih berkeras berada di lokasi tersebut

“Kita ingin Gubernur atau Wali Kota Gorontalo datang ke lokasi ini. Bisa tahu apa keinginan kita,” papar sejumlah warga.

Situasi memanas. Petugas yang mencoba membuka barikade warga, sehingga terjadi saling tarik dan saling dorong. Kericuhan makin meningkat ketika warga adu mulut dengan petugas. Mengantisipasi kericuhan makin bertambah parah, petugas memilih untuk menghindari kontak fisik. Dialog dengan para warga kembali dilakukan untuk menenangkan situasi.

Sebelumnya Koordinator Massa Aksi Aliansi Masyarakat Korban Banjir, Agung Datau, menyampaikan aksi protes yang disampaikan pihaknya benar-benar murni aspirasi masyarakat. Yaitu masyarakat yang terdampak banjir di lima kelurahan di Kota Gorontalo.

“Kami bergerak untuk memperjuangkan hak-hak rakyat,” tegasnya.
Menurut Agung Datau, ada tiga hal utama yang menjadi aspirasi masyarakat. Pertama mengenai tanggul Sungai Bone yang jebol.

Baca Juga :  Konvoi Kelulusan di Pantai Kurenai, 114 Siswa Digiring ke Kantor Polisi

Warga berharap, Pemprov Gorontalo serta DPRD Provinsi Gorontalo bisa melakukan penanggulangan tanggul yang jebol secara permanen.

Sebab tanggul darurat yang saat ini dibangun sifatnya sementara dan sewaktu-waktu bisa jebol kembali.

“Dalam pembuatan tanggul itu kami berharap pula pemerintah provinsi atau pemerintah kota Gorontalo bisa mengerahkan alat-alat berat,” kata Agung.

Warga Korban Banjir di Bilato Terima Bantuan Pemprov Gorontalo

Kedua, menyangkut kerusakan yang terjadi pada kawasan hutan di hulu Sungai Bone. Kerusakan itu diduga akibat aktivitas pertambangan yang dilakukan pihak perusahaan tambang di wilayah Bone Bolango.

“Oleh karena itu kami menuntut agar Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo bisa menjelaskan keberadaan perusahaan tambang tersebut serta kondisi hutan yang sudah rusak,” tutur Agung.

Ketiga, masyarakat meminta agar rumah-rumah warga yang rusak dan hanyut bisa sesegera mungkin ditangani oleh pemerintah. Baik oleh Pemprov Gorontalo maupun Pemkot Gorontalo.(pras/gopos)

Tags: Aksi blokadeGorontaloKorban Banjir
Previous Post

Banjir Berulang Kali, Masyarakat Tuntut Pemerintah Menyeriusi Kerusakan Lingkungan

Next Post

Pemkot Gorontalo Giatkan Pariwisata Untuk Pembangunan Daerah di Masa Pandemi

Related Posts

Hukum & Kriminal

Lapas Kelas II A Gorontalo Geledah Kamar Warga Binaan: Temukan Barang Terlarang

Jumat 8 Mei 2026
Hukum & Kriminal

Anak di Bawah Umur di Gorontalo Jadi Korban Pelecehan Saat Jogging

Rabu 6 Mei 2026
Hukum & Kriminal

Ditpolairud Polda Gorontalo Gagalkan Penyelundupan 77 Karung Sianida, Nyaris 4 Ton!

Rabu 6 Mei 2026
Hukum & Kriminal

Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Warga di Tepi Pantai Leato Selatan

Selasa 5 Mei 2026
Mantan aleg DPRD Kabupaten Gorontalo, Hendra Abdul, menyebut nama Nelson Pomalingo dalam pusaran TKI saat akan menuju Rumah Tahanan (Rutan), Senin (4/5/2026)
Hukum & Kriminal

Hendra Seret Nama Nelson dalam Kasus TKI

Senin 4 Mei 2026
Mantan aleg DPRD Kabupaten Gorontalo, Hendra Abdul, dibawa petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo menuju ke Rumah Tahanan (Rutan), Senin (4/5/2026)
Hukum & Kriminal

Belum Lunas TGR TKI, Mantan Aleg Dekab Gorontalo Digelandang ke Rutan

Senin 4 Mei 2026
Next Post

Pemkot Gorontalo Giatkan Pariwisata Untuk Pembangunan Daerah di Masa Pandemi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono didampingi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

    Gorontalo Bersiap Sambut Presiden Prabowo, 1.700 Personel Gabungan Disiagakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kampung Nelayan yang Akan Diresmikan Prabowo Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampung Nelayan di Leato Selatan Jadi yang Pertama Dikunjungi Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terkini KNMP Leato: Pengamanan Diperketat Jelang Kunjungan Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kantor Cabang BTN Gorontalo Terima Kunjungan Anggota DPR RI, Rachmat Gobel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.