No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

UNG Olah Limbah Aren Jadi Nano Fiber dan Pelet Biomassa, Berdayakan Karang Taruna Dulamayo Selatan

Ramos by Ramos
Sabtu 17 Oktober 2026
in UNG
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menghadirkan inovasi pengolahan limbah aren melalui program BioNira Zero Waste. Inovasi ini mengolah kolang-kaling dan kulitnya menjadi produk bernilai tambah berupa serbuk serat Nano Fiber dan pelet biomassa yang berpotensi dikembangkan sebagai peluang usaha masyarakat.

Program pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan di Desa Dulamayo Selatan, Kabupaten Gorontalo, dengan melibatkan Karang Taruna sebagai mitra utama. Kegiatan ini memperoleh pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026.

Tim pengabdian terdiri dari Rifka Anggraini Anggai, M.Farm., Dr. Dra. Ha. Sri Endang Saleh, M.Si., dan Angry Pratama Solihin, M.Sc. Program ini berangkat dari potensi limbah yang dihasilkan aktivitas pengolahan gula aren di Desa Dulamayo Selatan, yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Melalui pendekatan zero waste, tim UNG berupaya mengubah sisa produksi menjadi bahan baku produk baru. Upaya ini sekaligus diarahkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan potensi ekonomi desa.

Baca Juga :  Agroteknologi UNG Antusias Sambut Mahasiswa Baru dari Pohuwato

Ketua tim pengabdian, Rifka Anggraini Anggai, menjelaskan bahwa program tersebut mengembangkan dua jenis produk dari bahan baku yang berbeda. Kolang-kaling diolah menjadi serbuk serat Nano Fiber, sedangkan kulit kolang-kaling dimanfaatkan sebagai bahan baku pelet biomassa.

“Buah kolang-kaling kami olah dengan beberapa alat yang kami berikan kepada pengurus Karang Taruna untuk dijadikan serbuk serat Nano Fiber, sementara kulitnya dijadikan pelet biomassa yang ramah lingkungan,” jelas Rifka.

Untuk mendukung keberlanjutan program, tim UNG tidak hanya menyediakan peralatan produksi, tetapi juga memberikan pendampingan kepada mitra. Pendampingan tersebut meliputi tahapan pengolahan bahan baku hingga penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pembuatan serbuk serat Nano Fiber dan pelet biomassa.

Penyusunan SOP menjadi bagian penting untuk membantu mitra menjalankan proses produksi secara lebih terarah dan konsisten. Dengan bekal keterampilan dan peralatan yang tersedia, Karang Taruna diharapkan mampu mengembangkan kegiatan produksi secara mandiri.

Selain aspek produksi, program BioNira Zero Waste juga menyasar penguatan pemasaran dan digital branding. Pemanfaatan platform digital diharapkan dapat memperluas pengenalan produk kepada calon konsumen sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  UNG Lahirkan 4.200 Lulusan Sepanjang 2025, Rektor UNG: Mutu Pendidikan Kita Terus Naik

Melalui pendekatan tersebut, pemberdayaan masyarakat tidak hanya berfokus pada kemampuan mengolah limbah, tetapi juga mencakup pengelolaan produksi dan strategi memperkenalkan produk ke pasar.

Inovasi ini menjadi salah satu upaya UNG dalam mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara lebih produktif. Limbah yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal diarahkan menjadi bahan baku yang memiliki potensi nilai ekonomi.

Keterlibatan Karang Taruna juga diharapkan dapat memperkuat peran generasi muda dalam mengembangkan inovasi di tingkat desa, sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Melalui BioNira Zero Waste, UNG berupaya menghubungkan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan teknologi tepat guna, pendampingan, serta penguatan pemasaran, program ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan usaha berbasis pemanfaatan limbah aren di Desa Dulamayo Selatan, Kabupaten Gorontalo. (Rama/Gopos)

Tags: Dulomo Selatanprogram BioNira Zero WasteUNG
Previous Post

UNG Gandeng BP3MI Sulut, Siapkan Lulusan Gorontalo Bersaing di Pasar Kerja Global

Next Post

Soal Ijazah Gibran, PKS Gorontalo Dukung Langkah DPP PKS

Related Posts

UNG

UNG Gandeng BP3MI Sulut, Siapkan Lulusan Gorontalo Bersaing di Pasar Kerja Global

Sabtu 17 Oktober 2026
UNG

Mahasiswa UNG Raih Gold Medal dan Best Paper di Idea Fest 6 UMM

Selasa 13 Oktober 2026
UNG

Mahasiswa UNG Jadi Satu-satunya Perwakilan Indonesia Timur di Forum Ekonomi dan Kepemimpinan Dunia

Senin 12 Oktober 2026
UNG

Mahasiswa dan Alumni FOK UNG Sumbang Medali untuk Indonesia di Asian Games 2026

Kamis 8 Oktober 2026
UNG

UNG Bersholawat, Ribuan Jemaah Larut dalam Dzikir dan Sholawat

Jumat 25 September 2026
UNG

Siapkan Transformasi PTN-BH, UNG Belajar Tata Kelola dari Unhas

Jumat 25 September 2026
Next Post
Ketua DPW PKS Provinsi Gorontalo, Adnan Entengo

Soal Ijazah Gibran, PKS Gorontalo Dukung Langkah DPP PKS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • 25 Saksi Diperiksa, Perkara Dugaan Pembongkaran Bangunan Cagar Budaya Terus Berlanjut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Kekuasaan dan Politik Bencana Karhutla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siti Hajar: Ratu Zamzam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BKAD Provinsi Gorontalo Gelar FGD Penyesuaian Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.