GOPOS.ID, LIMBOTO – Pemangku adat U Duluwo Limo Lopohalaa sepakat menganugerahkan gelar adat Pulanga kepada Sofyan Puhi selaku Bupati Gorontalo.
Kesepakatan tersebut diambil secara mufakat dalam Musyawarah Adat Dulohupa di Banthayo Poboide (Rumah Adat) Limboto, Jumat (9/10/2026).
Musyawarah melibatkan Bate, Hakim, Kadli, Imam hingga pemangku adat dan para tokoh agama. Mereka menimbang perjalanan pengabdian Sofyan Puhi sebelum dan selama memimpin Kabupaten Gorontalo.
Pimpinan sidang musyawarah adat Dulohupa, Marten Taha, mengungkapkan penilaiannya bahwa anugerah Pulanga dilihat dari hasil karya dan pengabdian serta tidak harus menunggu masa jabatan selesai.
“Penganugerahan gelar adat ini dilandasi karya dan pengabdian Pak Bupati. Kiprah beliau dalam pembangunan dan keagamaan menjadi pertimbangan masyarakat adat,” ujar Marten.
“Malah pemberian gelar adat di awal masa jabatan itu justru baik, karena dapat menjadi benteng diri dan pemagaran moral bagi pemimpin,” tambahnya.
Sementara Ketua Lembaga Adat Kabupaten Gorontalo, Subroto K Duhe menyampaikan, rangkaian prosesi penganugerahan Pulanga kepada Sofyan Puhi kini telah disepakati bersama.
Bahkan Ketua Lembaga Adat Kota Gorontalo, Abdullah Paneo mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan kekhidmatan seluruh prosesi sesuai tatanan adat.
Sebelumnya, Pulanga adalah gelar kehormatan tertinggi dalam tatanan adat Gorontalo. Gelar ini tidak diberikan sembarangan, melainkan kepada tokoh yang dinilai memiliki Ilomata atau karya, jasa dan pengabdian nyata bagi masyarakat.
Penganugerahannya pun berpijak pada falsafah “Adat bersendikan Syara’, Syara’ bersendikan Kitabullah”.
Para pemangku adat menilai Sofyan Puhi layak beroleh gelar adat Pulanga mengingat rekam jejaknya di legislatif dan pemerintahan serta kiprahnya di pelayanan publik, pembangunan, pendidikan, kesehatan, sosial dan keagamaan menjadi pertimbangan utama.
Prosesi penganugerahan direncanakan pada tanggal 17 Oktober 2026. Rangkaiannya meliputi penyambutan adat, penyerahan busana adat, Tahuda dan Tahuli, hingga doa bersama untuk para pemimpin terdahulu.(alexagopos)








