GOPOS.ID, JEMBER – Bupati Jember Gus Fawait menekankan pentingnya komunikasi langsung dengan masyarakat dalam menjalankan pemerintahan, terutama ketika muncul kritik, aspirasi, maupun persoalan pelayanan publik.
Pendekatan tersebut terlihat dalam sejumlah agenda pemerintahan, mulai dari menerima aksi penyampaian pendapat hingga turun langsung memantau kondisi fasilitas kesehatan.
Gus Fawait bahkan memastikan masyarakat yang menyampaikan aspirasi akan mendapat ruang untuk berdialog selama dirinya berada di tempat.
“Kalau saya ada, pasti akan ditemui. Kalau saya tidak ada, tidak bisa ditemui,” kata Gus Fawait saat menemui massa aksi beberapa waktu lalu.
Pendopo Wahyawibawagraha juga dimanfaatkan sebagai ruang pertemuan antara pemerintah dengan pedagang pasar maupun pedagang kaki lima.
Dalam forum tersebut, pemerintah dan para pedagang dapat menyampaikan pandangan secara terbuka, termasuk membahas pertanyaan, kritik, serta perbedaan pendapat.
“Semua persoalan harus dibicarakan dengan baik agar ditemukan jalan keluar yang bisa diterima bersama,” ujar Gus Fawait dalam salah satu pertemuan.
Pola komunikasi langsung itu menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga suasana Jember tetap kondusif, sekaligus membuka ruang penyelesaian persoalan melalui musyawarah.
Respons serupa dilakukan Gus Fawait ketika menerima laporan mengenai tingginya keterisian tempat tidur di RSD dr. Soebandi Jember.
Ia turun langsung melihat kondisi pelayanan kesehatan untuk memastikan persoalan yang dikeluhkan masyarakat dapat segera ditangani pemerintah daerah.
“Jangan sampai ada masyarakat yang membutuhkan perawatan tetapi kesulitan mendapatkan pelayanan karena keterbatasan tempat,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Gus Fawait menginstruksikan rumah sakit daerah mengambil langkah taktis apabila terjadi peningkatan kebutuhan pelayanan medis.
“Rumah sakit daerah harus cepat mengambil langkah darurat ketika kondisi membutuhkan, sehingga masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya.
Selain pelayanan rumah sakit, Gus Fawait mengingatkan masyarakat menjaga kebersihan dan pola hidup sehat, khususnya anak-anak usia sekolah untuk mengurangi risiko penularan penyakit.(kur)








