GOPOS.ID, GORONTALO – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) Program Studi D-III Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo menggelar intervensi kesehatan bagi warga penderita Diabetes Melitus (DM) di Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, dengan memperkenalkan minuman rempah herbal bernama Teh MANTRA DM. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan warga dalam mengelola kondisi diabetes secara mandiri (Diabetes Self Management).
Kegiatan yang berlangsung sejak akhir Juni 2026 ini diawali dengan koordinasi bersama Puskesmas Kota Timur dan Pemerintah Kelurahan Ipilo, dilanjutkan dengan pelaksanaan intervensi pada [tanggal pelaksanaan] di Kantor Lurah Ipilo. Sebanyak 30 warga berstatus DM dan 5 kader kesehatan mengikuti rangkaian kegiatan berupa skrining kesehatan, edukasi, serta pelatihan pemeriksaan gula darah mandiri.

Ketua Tim Pengabmas, Prisca Safriani Wicita, S.Farm., M.Farm., Apt, menjelaskan bahwa Teh MANTRA DM merupakan seduhan herbal berbahan dasar bunga telang (Clitoria ternatea), daun pandan (Pandanus amaryllifolius), kayu manis (Cinnamomum burmannii), dan jahe merah (Zingiber officinale) yang berpotensi membantu mengontrol kadar gula darah.
“Melalui program ini, kami ingin masyarakat tidak hanya bergantung pada obat, tetapi juga memahami cara mengelola diabetes sehari-hari, termasuk lewat pemanfaatan bahan herbal yang aman dan mudah didapat,” ujar ketua Pengabmas (Prisca).Â

Selain edukasi, tim juga menyerahkan sarana pendukung kepada kader kesehatan berupa alat glukometer, oven pengering simplisia, dan electric kettle, guna mendukung keberlanjutan program di tingkat masyarakat. Hasil evaluasi awal menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang cukup signifikan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 32,8 sebelum edukasi menjadi 78,8 setelah edukasi.
Lurah Ipilo, Ibrahim U. Rauf S.IP menyambut baik program ini dan berharap dapat terus berlanjut untuk mendukung masyarakat yang produktif dan sehat di wilayahnya.
Program ini merupakan bagian dari skema Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) yang didanai oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, dan akan berlangsung hingga akhir masa intervensi pada akhir Agustus 2026.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) Program Studi D-III Farmasi, Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Ketua: Prisca Safriani Wicita, S.Farm., M.Farm., Apt; anggota : Fadli Husain, S.Si., M.Si., Rizka Puji Astuti Daud, S.Farm., Apt, dan Dr. Muhammad Kasim, M.Sc., Apt, Atvinda Prilya Afista,S.Farm,M.Farm menginisiasi program Diabetes Self Management melalui pemanfaatan minuman rempah herbal bernama Teh MANTRA DM. (Putra/Gopos)







