GOPOS.ID, MARISA — Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, mengingatkan seluruh masyarakat di daerah itu untuk terus menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memperkuat persatuan, serta mempertahankan keutuhan dan kedaulatan negara.
Pesan tersebut disampaikan Iwan sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat agar tidak hanya menyerahkan persoalan menjaga keutuhan bangsa kepada pemerintah dan aparat keamanan. Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai dan tetap menjunjung tinggi semangat persatuan.
Iwan menilai, kondisi daerah yang aman dan kondusif merupakan modal penting dalam menjalankan pembangunan. Karena itu, masyarakat Pohuwato diharapkan dapat bersama-sama menjaga stabilitas daerah dengan menghindari tindakan maupun sikap yang berpotensi memicu konflik dan perpecahan.
“Pesan saya kepada masyarakat Pohuwato, mari kita sama-sama menjaga NKRI, menjaga keutuhan dan kedaulatan negara,” ujar Iwan, usai upacara HUT RI ke 81, Senin (17/08/2026)
Iwan mengatakan, semangat menjaga NKRI harus dimulai dari lingkungan paling dekat, baik keluarga, desa maupun lingkungan masyarakat. Sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan perlu terus dipelihara, agar tidak muncul persoalan yang dapat mengganggu kehidupan sosial.
Menurutnya, keberagaman yang ada di Pohuwato merupakan bagian dari kekuatan masyarakat. Perbedaan suku, agama, budaya, maupun pilihan dalam kehidupan bermasyarakat tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling bermusuhan.
“Perbedaan harus dikelola dengan baik melalui komunikasi dan semangat kebersamaan. Masyarakat dapat tetap hidup berdampingan dan membangun daerah secara bersama-sama,” ungkap Iwan
Iwan juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial, berbagai informasi dapat menyebar dengan cepat dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
Karena itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat sebaiknya dikedepankan penyelesaiannya melalui dialog dan musyawarah.
“Jangan mudah terprovokasi. Kita harus menjaga persatuan dan kebersamaan. Kalau daerah kita aman dan masyarakat bersatu, pembangunan juga bisa berjalan dengan baik,” kata Iwan
Lebih lanjut, Iwan menegaskan menjaga kedaulatan negara tidak hanya berkaitan dengan persoalan pertahanan, tetapi juga menyangkut bagaimana masyarakat menjaga persatuan, serta menghormati aturan yang berlaku.
Bagi Iwan, rasa cinta terhadap NKRI tidak cukup hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi harus dibuktikan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Terutama sluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda hingga kelompok masyarakat lainnya.
“Keutuhan NKRI adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga persatuan, jangan mudah terpecah dan bersama-sama mempertahankan kedaulatan negara,” tutup Iwan.(Yusuf/Gopos)








