No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

September 2025-Maret 2026: Warga Miskin di Gorontalo Berkurang 5 Ribu Orang

Hasan by Hasan
Rabu 5 Agustus 2026
in Gorontalo
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Jumlah penduduk miskin di Provinsi Gorontalo terus menunjukkan tren penurunan. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo melaporkan, dalam kurun waktu September 2025 sampai dengan Maret 2026, jumlah penduduk miskin di daerah ini berkurang sebanyak 5.016 orang.

Dengan penurunan tersebut, jumlah penduduk miskin secara keseluruhan di Provinsi Gorontalo pada Maret 2026 tercatat sebanyak 150.060 orang dengan persentase sebesar 12,16 persen. Sementara di September 2026, persentase penduduk miskin di Provinsi Gorontalo sebesar 12,62 persen.

Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo, menjelaskan penurunan penduduk miskin terbesar berada di wilayah perdesaan yang mencapai sebanyak 4.048 orang. Sedangkan untuk wilayah perkotaan penduduk miskin turun sebanyak 680 orang. “Dengan penurunan itu persentase kemiskinan di perkotaan turun dari 4,46 persen menjadi 4,30 persen, dan di perdesaan turun dari 19,86 persen menjadi 19,24 persen,” terang Agus Sudibyo.

BPS mengukur kemiskinan berdasarkan kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan dasar. Kemampuan itu diukur menggunakan Garis Kemiskinan yang terdiri dari dua bagian: Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan (GKBM).

GKM yaitu biaya minimum untuk memenuhi kebutuhan makanan setara 2.100 kilokalori per orang per hari. Perhitungannya didasarkan pada berbagai jenis bahan makanan, seperti beras, ikan, daging, telur, sayuran, buah-buahan, dan lainnya. Sedangkan GKBM yaitu biaya minimum untuk kebutuhan selain makanan, seperti tempat tinggal, pakaian, pendidikan, dan kesehatan.

Baca Juga :  TPID Terbaik se Kawasan Sulawesi, Pemprov Gorontalo Torehkan Penghargaan

Dengan metode ini, penduduk yang rata-rata pengeluaran per orang setiap bulannya berada di bawah Garis Kemiskinan dikategorikan sebagai penduduk miskin.

Agus Sudibyo menjelaskan, Garis Kemiskinan Provinsi Gorontalo pada Maret 2026 sebesar Rp535,255 per kapita per bulan. Mengalami kenaikan sebesar Rp15.615 per kapita per bulan dibandingkan Garis Kemiskinan Provinsi Gorontalo September 2025. Secara kewilayahan, GKM untuk wilayah perkotaan tercatat sebesar Rp407.068 per kapita per bulan, dan wilayah perdesaan sebesar Rp424.166.

“Peranan komoditas makanan terhadap Garis Kemiskinan di wilayah perdesaan lebih tinggi dibandingkan wilayah perkotaan. Sebaliknya di wilayah perkotaan komoditas bukan makanan seperti perumahan, bensin, dan listrik, terhadap Garis Kemiskinan lebih tinggi dibandingkan wilayah perdesaan,” tutur Agus Sudibyo menerangkan.

Selaras dengan penurunan jumlah, tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan di Provinsi Gorontalo juga mengalami penurunan. Agus Sudibyo menyampaikan, indeks kedalaman kemiskinan Provinsi Gorontalo pada Maret 2026 sebesar 2,011 menurun dibandingkan September 2025 sebesar 2,339. “Ini artinya, rata-rata kondisi penduduk miskin di Gorontalo membaik. Mereka masih miskin, tetapi jaraknya terhadap garis kemiskinan tidak sedalam sebelumnya,” kata Agus Sudibyo.

Baca Juga :  93 Dosen UNG Ikuti Pelatihan Penulisan Jurnal Internasional

Begitu pula indeks keparahan kemiskinan. Pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,5 sedangkan September 2026 sebesar 0,6. Data ini menunjukkan kelompok masyarakat yang berada jauh di bawah garis kemiskinan mulai berkurang.

Agus Sudibyo mengungkapkan, ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Gorontalo pada Maret 2026, antara lain: inflasi umum Gorontalo periode September 2025–Februari 2026 tercatat sebesar 2,11 persen, lebih rendah dibandingkan inflasi periode Februari 2025-September 2025 yang tercatat sebesar 3,13 persen. Kemudian Nilai Tukar Petani (NTP) Februari 2026 sebesar 121,85, mengalami peningkatan dibandingkan Februari 2025 yang sebesar 112,58.

“Ekonomi Gorontalo triwulan I-2026 terhadap triwulan I-2025 (y-on-y) tumbuh sebesar 7,68 persen, lebih tinggi daripada pertumbuhan triwulan I-2025 terhadap triwulan I-2024 (y-on-y) sebesar 6,08 persen,” ungkap Agus Sudibyo.(hasan/gopos)

Tags: GorontaloKemiskinanPenduduk miskin
Previous Post

Begini Hasil RDP Pemda-DPRD dan Kades Toto Utara

Next Post

Ombudsman RI Apresiasi Layanan Publik Jember, Nilai Negara Benar-Benar Hadir hingga Pelosok Desa

Related Posts

Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo (kanan) menyampaikan perkembangan terkini kondisi perekonomian Provinsi Gorontalo, Kamis (5/11/2026)
Gorontalo

Ekonomi Gorontalo Triwulan III 2026 Tumbuh 5,63 Persen, Pertambangan Melaju

Kamis 5 November 2026
Gorontalo

Permudah Layanan Masyarakat, Kejari Bone Bolango Hadirkan Bakti Jaksa

Kamis 5 November 2026
Gorontalo

Masyarakat Diimbau Waspada Terhadap Peredaran SIM Palsu

Rabu 4 November 2026
Gorontalo

Operasi Otanaha Segera Berakhir, Pelanggaran Berpotensi Timbulkan Kecelakaan Jadi Fokus Penindakan

Rabu 4 November 2026
Gorontalo

Pajak Minuman Alkohol Dominasi Porsi Penerimaan Bea Cukai di Bali

Rabu 4 November 2026
Gorontalo

Pergi Mencari Ternak, Warga di Limboto Barat Ditemukan Tewas

Selasa 3 November 2026
Next Post
Wakil Ketua Ombudsman RI Rahmadi Indra Berama Bupati Jember Muhammad fawait saat mengunjungi Puskesmas Sumberbaru

Ombudsman RI Apresiasi Layanan Publik Jember, Nilai Negara Benar-Benar Hadir hingga Pelosok Desa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Profil Brigjen Pol Laode Aries El Fathar: Karo Ops Polda Metro Jaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pergi Mencari Ternak, Warga di Limboto Barat Ditemukan Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Hanya Presiden, Ini Daftar yang Diduga Disadap Mantan Kapolri Sejak 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alumni Dorong Pimpinan Pesantren dan Keluarga Korban Dialog Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Estafet Kepemimpinan, Hasanin Resmi Jabat Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.