GOPOS.ID, KOTAMOBAGU – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bergerak cepat membantu proses pemadaman kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah di Desa Bongkudai, Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kamis (30/7/2026). Dua unit armada diterjunkan ke lokasi sesaat setelah laporan diterima.
Meski lokasi kejadian berada di luar wilayah administrasi Kota Kotamobagu, personel Damkar tetap menuju lokasi untuk membantu upaya pemadaman bersama warga dan petugas lainnya. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah kobaran api meluas ke bangunan di sekitar lokasi kebakaran.
Salah seorang petugas Damkar mengatakan pihaknya langsung merespons laporan yang diterima setelah memperoleh arahan dari pimpinan untuk menuju lokasi kejadian.
“Kami langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian setelah mendapat perintah pimpinan berdasarkan informasi dan laporan warga,” ujar salah seorang petugas Damkar.
Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Bongkudai. Sangadi Desa Bongkudai, Ersal Pasambuna, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kotamobagu yang telah mengerahkan armada dan personel untuk membantu proses pemadaman.
“Terima kasih kepada Pemkot Kotamobagu sudah berkenan membantu warga Desa Bongkudai,” ucap Ersal.
Ucapan serupa juga disampaikan warga setempat. Mereka mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kota Kotamobagu, khususnya Wali Kota dr. Weny Gaib, Sp.M., dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, SH., MH., yang telah memberikan bantuan saat musibah terjadi.
“Terima kasih kepada Pemkot Kotamobagu terutama Wali Kota dr. Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat atas bantuannya,” ujar salah seorang warga.
Pengerahan armada Damkar ke wilayah Bolaang Mongondow Timur menjadi wujud sinergi dan kerja sama antardaerah dalam penanganan keadaan darurat. Pemerintah Kota Kotamobagu menegaskan bahwa upaya penyelamatan jiwa dan harta benda masyarakat merupakan prioritas yang dapat dilakukan tanpa dibatasi oleh wilayah administratif, terutama saat terjadi bencana maupun musibah kebakaran. (Joe/Gopos)








