GOPOS.ID, JEMBER – Ratusan guru ngaji dan ketua kelompok pengajian menghadiri kegiatan Bunga Desaku di Balai Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Senin (29/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati Jember Muhammad Fawait memanfaatkan pertemuan untuk mengenalkan berbagai program prioritas pemerintah, mulai pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan administrasi kependudukan.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai melalui pendidikan yang baik dan layanan kesehatan yang mudah dijangkau seluruh masyarakat.
“Saya titip putra-putri panjenengan untuk ikut mendaftar program beasiswa mahasiswa gratis, khususnya bagi anak-anak guru ngaji. Jangan sampai kesempatan ini terlewatkan,” ujar Gus Fawait.
Ia juga mengingatkan orang tua agar tidak terburu-buru menikahkan anak sebelum memiliki bekal pendidikan dan kesiapan usia yang memadai.
Pemerintah Kabupaten Jember, lanjutnya, telah menyediakan beragam skema beasiswa agar lebih banyak generasi muda dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Selain pendidikan, Gus Fawait kembali menegaskan komitmen pemerintah memperluas akses layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) bagi seluruh warga ber-KTP Jember.
“Kalau sampai ada perbedaan pelayanan, segera laporkan melalui layanan Wadul Gus’e di nomor WhatsApp 0811-3031-1188,” tegasnya.
Ia memastikan seluruh pasien, baik peserta BPJS, penerima UHC, maupun pasien umum, berhak memperoleh pelayanan dan obat dengan standar yang sama.
Bupati juga menyampaikan layanan pencetakan KTP kini tersedia gratis di kantor kecamatan sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Dispendukcapil.
“Saya tidak mungkin mengawasi semuanya secara langsung. Karena itu, jika ada persoalan terkait pelayanan publik, silakan laporkan melalui Wadul Gus’e agar segera kami tindak lanjuti,” katanya.
Melalui Bunga Desaku, Pemkab Jember berharap komunikasi dengan masyarakat semakin kuat sekaligus mempercepat penyebarluasan informasi mengenai beasiswa, UHC, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Keberhasilan program pemerintah membutuhkan partisipasi masyarakat. Karena itu, manfaatkan kanal pengaduan agar setiap persoalan bisa segera kami selesaikan bersama,” pungkas Gus Fawait.(kur)








