GOPOS.ID, BONE BOLANGO – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Saat memimpin rapat pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di RSUD Toto Kabila, Selasa (2/6/2026), Ismet mengingatkan seluruh jajaran rumah sakit bahwa keberhasilan pelayanan tidak hanya diukur dari rutinitas kerja harian, melainkan dari seberapa besar manfaat dan kepuasan yang dirasakan masyarakat sebagai penerima layanan.
Bupati Ismet Mile menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa mekanisme reward dan punishment akan diterapkan secara tegas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kinerja ASN di lingkungan rumah sakit.
Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan wajah pemerintah daerah yang langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap tenaga kesehatan dan ASN harus menempatkan pelayanan sebagai prioritas utama.
“Penilaian terbaik terhadap rumah sakit bukan hanya dari apa yang kita kerjakan setiap hari, tetapi bagaimana kepuasan masyarakat di akhir pelayanan. Di situlah sesungguhnya kepala daerah dinilai,” tegas Ismet Mile.
Ia juga menyoroti pentingnya kebersamaan dan kekompakan seluruh jajaran rumah sakit. Tidak boleh ada sekat-sekat yang menghambat koordinasi dan kerja sama, karena seluruh pegawai memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bupati mengaku masih menerima laporan adanya ASN yang kurang disiplin, termasuk tidak menghadiri rapat tanpa alasan yang jelas. Menurutnya, kondisi seperti itu tidak boleh dibiarkan karena dapat memengaruhi kualitas pelayanan dan soliditas organisasi.
“Kita ini hanya berbeda ruang, tempat, dan tugas. Namun tujuan akhirnya sama, yakni menciptakan kualitas pelayanan terbaik bagi masyarakat. Karena itu harus ada kesetaraan, kebersamaan, dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ismet menegaskan bahwa pelayanan yang prima harus terwujud baik secara internal maupun eksternal. Ia tidak menginginkan adanya praktik atau perilaku yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit milik pemerintah daerah.
Ismet juga menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat sektor kesehatan melalui dukungan anggaran yang signifikan. Ia mengungkapkan telah memperjuangkan tambahan alokasi anggaran dari pemerintah pusat untuk pengembangan RSUD Toto Kabila hingga mencapai Rp20 miliar.
Tak hanya itu, perhatian yang sama juga akan diberikan kepada RSUD Tombulilato yang menjadi salah satu prioritas pembangunan layanan kesehatan di wilayah pesisir Bone Bolango.
“Saya harapkan kita bersama-sama membangun RSUD Toto Kabila ini dengan baik. RSUD Tombulilato juga akan saya benahi. Apa yang menjadi tugas kita harus ditangani secara maksimal agar rumah sakit menjadi rumah sakit yang dicintai oleh rakyat,”tutup Ismet. (Indra/Gopos)







