GOPOS.ID, BUNTULIA – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan perusahaan tambang emas Pani Gold Mine untuk memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat dan pemerintah daerah melalui penyaluran 43 ekor sapi kurban di Kabupaten Pohuwato dan Provinsi Gorontalo.
Program tahunan tersebut menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan dalam mendukung masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya desa-desa lingkar tambang yang selama ini bersentuhan langsung dengan aktivitas perusahaan.
Penyaluran hewan kurban dilakukan secara bertahap sejak 23 Mei 2026. Distribusi diawali di Kota Gorontalo, kemudian dilanjutkan pada 25 hingga 26 Mei 2026 ke sejumlah desa di Kabupaten Pohuwato, termasuk sembilan desa lingkar tambang.
Selain menitikberatkan pada aspek sosial dan keagamaan, perusahaan juga memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui pemeriksaan kesehatan ketat sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
CSR Manager Pani Gold Mine, Mahesha Lugiana, menjelaskan program kurban merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung.
Menurutnya, Idul adha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi.
“Melalui program qurban ini, kami berharap hubungan harmonis dengan masyarakat dan pemerintah daerah terus terjalin baik serta manfaatnya bisa dirasakan bersama,” ujar Mahesha.
Apresiasi terhadap program tersebut datang dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga masyarakat penerima bantuan.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Gorontalo pada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Utara, Sjamsuddin Hadju, menyampaikan terima kasih atas bantuan hewan kurban yang diberikan perusahaan kepada masyarakat.
“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pada momentum Idul adha tahun ini,” ungkap Shamsuddin
Ucapan serupa juga disampaikan Camat Buntulia, Syaiful Bahri M. Hunta. Ia menilai kontribusi perusahaan melalui bantuan sapi kurban menjadi bentuk kepedulian yang dirasakan langsung masyarakat di tujuh desa wilayah Kecamatan Buntulia.
“Dukungan perusahaan terhadap masyarakat diharapkan terus berlanjut dan meningkat, baik dari sisi kualitas maupun jumlah bantuan sosial yang diberikan ke depan,” tutup Syaiful (Yusuf/Gopos)








