GOPOS.ID, GORONTALO – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas II Gorontalo melakukan pemantau langsung di Kantor BMKG Geofisika Gorontalo, Jl. Adam Hoesa, Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Selasa (3-3-2026).
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas II Gorontalo, Andri Wijaya Bidang mengatakan pemantauan gerhana bulan total yang dapat dilihat dari berbagai lokasi, termasuk Gorontalo.
Ia menyatakan untuk melihat Gerhana Bulan tidak diperlukan spesifikasi tempat tertentu untuk menyaksikan fenomena ini.
Gerhana bulan total terdiri dari tujuh fase, namun fokus utama adalah pada fase kedua, di mana bayangan bumi mulai menyentuh permukaan bulan. Waktu yang tepat untuk melihat fase ini di Gorontalo adalah sekitar pukul 19:03.
Kata dia, fase gerhana mulai terbentuk sebelum bulan muncul, sekitar pukul 17:00. Namun, bulan baru mulai terlihat di Gorontalo sekitar pukul 18:30 hingga 19:00, sehingga fase di mana bayangan bumi menyentuh piringan bulan baru dapat dilihat setelah waktu tersebut.
Dengan demikian, warga Gorontalo diharapkan dapat menyaksikan keindahan gerhana bulan total ini dengan baik, mengikuti waktu dan fase yang telah dijelaskan. (Putra/Gopos)








