GOPOS.ID, KOTA GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo tengah mempersiapkan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) sebagai bagian dari program Local Service Delivery Improvement Program (LSDP) yang didanai oleh Bank Dunia.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, Novi Silangen, mengungkapkan bahwa langkah awal dalam rencana ini adalah peninjauan lokasi yang akan dijadikan TPST, yang diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan sampah di daerah tersebut di Wilayah, Kota Barat Kota Gorontalo.
Anggaran untuk pembangunan TPST diperkirakan mencapai 150 miliar rupiah, yang akan dicairkan oleh Bank Dunia setelah proses pembangunan fisik dimulai.
Pemerintah Kota Gorontalo diwajibkan untuk mengajukan surat minat dan membentuk kelembagaan yang akan mengelola sampah, baik melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Ia menekankan pentingnya pengelolaan sampah dalam visi misinya, dengan target penyelesaian program ini hingga tahun 2030. Saat ini, sekitar 68 provinsi dan kota telah mengajukan minat untuk program ini, namun hanya 6 hingga 30 daerah yang memenuhi syarat.
Kementerian Dalam Negeri juga akan membuka kesempatan bagi daerah lain untuk mengajukan usulan, termasuk Kota Gorontalo, agar dapat memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan.
Rapat koordinasi akan dilakukan dengan tim dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait setelah Wakil Wali Kota kembali dari Jakarta. (Putra/Gopos)








