GOPOS.ID, TELAGA BIRU – Komandan Kodim (Dandim) 1315 Kabupaten Gorontalo, Letkol Arh Roma Laksana Yudha, meninjau langsung lokasi pelaksanaan pra-TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 di Desa Tonala, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Kamis (2/10/2025).
Dalam peninjauan itu, Dandim memastikan sejumlah program pembangunan fisik berjalan sesuai rencana. Beberapa pekerjaan yang sudah mulai dikerjakan antara lain renovasi dua rumah tidak layak huni, pembangunan fasilitas mandi cuci kakus (MCK), pengerukan jalan, hingga persiapan pembangunan sarana air bersih untuk warga.
“TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud kepedulian TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semua sasaran yang dikerjakan harus tepat guna dan memberi manfaat langsung bagi warga desa,” ujar Dandim.
Ia menjelaskan, meski kegiatan TMMD ke-126 belum dibuka secara resmi, sejumlah pekerjaan awal sudah berjalan, termasuk pembersihan jalan dan renovasi rumah.
“Masih banyak titik pekerjaan yang akan dilaksanakan hingga pembukaan nanti. Saat ini kami hanya melakukan monitoring awal,” katanya.
Dandim mengakui ada kendala teknis di lapangan, salah satunya terkait ketersediaan air yang dibutuhkan dalam pekerjaan pengecoran jalan. Namun, kendala tersebut diyakini dapat diatasi, mengingat pembangunan sarana air bersih juga menjadi bagian dari sasaran TMMD tahun ini.
“Persoalan air memang menjadi perhatian. Namun program TMMD juga diarahkan untuk mencari solusi agar masyarakat memiliki akses air bersih secara berkelanjutan,” tambahnya.
Selain meninjau lokasi, Dandim turut berdialog dengan aparat desa dan masyarakat setempat. Warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran TNI yang bukan hanya mendukung pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di desa.
Program TMMD ke-126 di wilayah Kodim 1315 Gorontalo dijadwalkan berlangsung selama satu bulan dengan berbagai sasaran fisik dan nonfisik.
Targetnya, seluruh program dapat diselesaikan tepat waktu dan hasilnya segera dirasakan oleh masyarakat pedesaan. (Isno/gopos)








