No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Mencemaskan Kota Gorontalo

Putra Tangahu by Putra Tangahu
Selasa 19 Maret 2024
in Gorontalo
0
Dr. Funco Tanipu., ST., M.A (Mengajar di Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo)

Dr. Funco Tanipu., ST., M.A (Mengajar di Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Dr. Funco Tanipu., ST., M.A

(Mengajar di Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo)

Kota Gorontalo memasuki babak baru, babak sejarah ketika politik bukan lagi instrumen untuk memperbaiki keadaan demi kesejahteraan rakyat. Babak sejarah ini adalah periode penting untuk mengokohkan jati diri Kota Gorontalo. Kota Gorontalo kini berada pada periode politik yang bernuansa lebih terbuka sejak sekian dekade terakhir dan beberapa bulan kedepan akan mengalami dinamika politik yang cukup kompleks. Banyak energi positif kita yang terserap oleh kontestasi politik yang cukup meresahkan. Etape saat ini adalah masa penumpukan tantangan dan sekumpul harapan serta pengolahan terhadap banyak kekecewaan.

Kota Gorontalo tidak saja sebuah tempat ataupun ruang, tetapi juga adalah jati diri kita bersama. Di Kota Gorontalo ini, harapan akan kebahagiaan hidup semakin memuncak. Harapan itu adalah sebuah idealisme yang ada dalam setiap nurani warga. Masa depan Kota Gorontalo terbuka, segala kemungkinan akan terjadi. Bisa saja kita mengalami masa kebahagiaan, namun bisa juga akan mengalami dan mewariskan kegelapan. Periode hari ini, di tengah sepinya perayaan HUT Kota Gorontalo ke 296, ada banyak kegagalan dalam memperbaiki Kota, hingga mewariskan kekecewaan kolektif. Hal ini terpampang begitu telanjang bagaimana mengomentari, melontarkan kritik di berbagai media sosial. Kota Gorontalo bukan lagi tempat yang nyaman.

Masalah Kota Gorontalo cukup kompleks; pembangunan infrastruktur yang tidak teratur bahkan tanpa arah, transportasi yang tidak tertata, jumlah sampah terus naik dan model pengelolaan yang tidak berkelanjutan, tata kelola air yang perlu dibenahi, tata ruang yang semakin sesak, dan pelayanan birokrasi yang perlu dimaksimalkan. Di sisi lain, kita juga disodori oleh ancaman yang sudah di depan mata, yakni posisi kebudayaan yang semakin menurun. Tetapi, kondisi itu seperti tidak linier dengan sikap eksploitatif sebagian kawanan yang membabi buta. Semua seperti tak pernah merasakan bahwa waktu kita terbatas, tetapi kerakusan kita yang tidak ada batas.

Baca Juga :  Mahyani untuk Warga Berpenghasilan Rendah di Tanjung Kramat Diresmikan

Dari sederet masalah diatas, banyak perbandingan yang bisa kita teladani. Banyak contoh sejarah tentang jazirah terbaik, salah satunya adalah Yunani yang dirancang 400 tahun sebelum Masehi. Yunani kala itu adalah kota yang mampu mendorong demokrasi dan menyuburkan harmoni. Kalau 2400 tahun yang lalu Yunani bisa seperti itu, kenapa hari ini kita tidak bisa. Kalau manusia sudah bisa mendarat di bulan, lalu kenapa kita tidak mampu memecahkan masalah-masalah yang ada di ini. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah karena permasalahan ini lebih kompleks atau karena kita tidak pernah belajar dari sejarah? Atau karena kebanyakan dari kita tidak mampu belajar?

Kota Gorontalo ini dikelilingi titik kosmos spiritual yang masih tersisa dari era ketika Islam ditegakkan di tanah ini. Kita bisa mengurutnya dari Ju Panggola, Ta Ilayabe, Pulubungo, Syekh Ali Rahman, Syarifah Fatimah Al Hasani, Syarif Rum Assegaf, Maulana Ahmad, Ta Jaoyibuo, dan masih banyak yang tidak masyhur lainnya. Mereka bukan saja makam semata, nilai mereka ada pada derajat nuansa spiritual. Ada keteladanan ada warisan yang bisa sama-sama kita rasakan hingga kini, yakni warisan kebudayaan Islam yang luar biasa. Tak salah jika Gorontalo dijuluki Serambi Madinah, itu semacam niat, seperti doa. Tentu tradisi niat baik, ritual doa masa depan itu tidak bisa kita singkirkan. Tak ada masa depan tanpa harapan, tak ada hari esok tanpa doa bersama, semua warga ini. Banyak hal yang kita lupa syukuri, fondasi spiritual ini cukup banyak untuk menjadi modal kita bersama.

Baca Juga :  Inflasi Kota Gorontalo Terkendali Selama Ramadan hingga Lebaran

Kota Gorontalo saat ini butuh perhatian dan keseriusan kita bersama. Harapan masa depan ada pada kita, warga Kota Gorontalo saat ini. Dinamika politik yang sedang dan akan kita arungi kedepan tentu akan melelahkan, namun pasti kita akan lewati bersama. Setiap dari warga Kota Gorontalo semestinya membuka diri, membagi gagasan, merenungi kekurangan diri, mendiskusikan kebuntuan dan merangkai harapan. Kita mesti menjawab tantangan dan masalah dengan melakukan lompatan-lompatan ide, menemukan kemungkinan-kemungkinan baru yang tidak terpikirkan sebelumnya dan meraih keberhasilan dalam skala yang lebih tinggi.

Kota Gorontalo kita hari ini butuh kerjasama, bukan pertikaian, apalagi kerakusan! Hari ini, Kota Gorontalo memang sangat mencemaskan. Tetapi, hal itu tak boleh dibiarkan lama, perlu upaya kolektif untuk memenangkan masa depan Kota Gorontalo adalah dengan membenahinya, merawat harapannya, menyuntikkan nilai religiusnya. Pertanyaannya ; apakah kita bisa meraih itu saat ini? Apakah kita bisa mewariskan fondasi kebahagiaan itu untuk masa depan anak cucu kita nanti?

Dengan itu, sedari sekarang, masa depan itu kita rangkai bersama, seolah kita menenun sebuah kain yang akan dijahit menjadi baju, atau malah kita mempertahankan permusuhan dan menghibahkan musibah bagi anak cucu kita.

Tuhan itu Maha Baik dan menginginkan umatnya hidup bahagia. Namun ikhtiar meraih kebahagian itu ada pada warga. Jadi, dari mana kita akan memulai merancang kebahagiaan itu? Bagaimana pula Kota Gorontalo yang membahagiakan warganya bisa kita bentuk? Jawaban itu ada pada usaha segenap warga untuk duduk bersama, memikirkan, dan merancang yang penuh kebahagiaan, sekaligus membanggakan.

Tags: Funco TanipuKota GorontaloMencemaskan Kota Gorontalo
Previous Post

Bhayangkari Bone Bolango Edukasi Warga Peduli Sesama di Bulan Ramadan Lewat Pembagian Takjil

Next Post

Sebanyak 30 Muda-Mudi di Pohuwato Terjaring Razia Satpol PP

Related Posts

Gorontalo

FOX Hotel Gorontalo: Musda SMSI Harus Melahirkan Gagasan Baru Hadapi Era Digital

Kamis 11 Juni 2026
Gorontalo

Loyalitas HIPMI Gorontalo Jadi Sorotan di Arena Munas HIPMI 2026

Kamis 11 Juni 2026
40 Galon BBM Jenis Solar sitaan polres Pohuwato, Kamis (11/06/2026) (Istimewa)
Gorontalo

Polres Pohuwato Gagalkan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi, 40 Galon Diamankan

Kamis 11 Juni 2026
Satu Unit Excavator di amankan polres Pohuwato, Kamis (11/06/2026) (Istimewa)
Gorontalo

PETI Teratai Terus Beraktivitas, Satu Unit Excavator Diamankan

Kamis 11 Juni 2026
Gorontalo

Polsek Kota Selatan Gelar Binluh Polmas di Kelurahan Tanjung Kramat

Kamis 11 Juni 2026
Gorontalo

Pertamina Pastikan Stok BBM di Sulut Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik

Rabu 10 Juni 2026
Next Post
Pasangan muda-mudi di Pohuwato yang terjaring razia Satpol PP Provinsi dan Pohuwato, Selasa (19/3/2024).

Sebanyak 30 Muda-Mudi di Pohuwato Terjaring Razia Satpol PP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Pemerintah Kabupaten Bone Bolango kembali melakukan penyegaran birokrasi guna memperkuat kinerja pemerintahan dan pelayanan publik. Sebanyak 18 pejabat administrator resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, di Ruang Lupa Lelah Kantor Bupati, Jumat (12/6/2026) malam. (Foto Indra/Gopos)

    Bupati Ismet Mile Lantik 18 Pejabat Administrator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Gorontalo Harapkan Jurnalis Berintegritas Melalui Temu Jurnalis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alarm Revolusi: Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Saatnya Kita Semua Mengambil Sikap Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Gorontalo Siap Perkuat Kolaborasi dengan SMSI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukses Besarkan PKB Kotamobagu, JDM Masuk Radar Calon DPR RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.