GOPOS.ID, GORONTALO – Perguruan tinggi Islam negeri, seperti IAIN Sultan Amai Gorontalo, tidak hanya berfungsi sebagai pusat keilmuan, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai keislaman dan penggerak perubahan sosial. Proses suksesi kepemimpinan di lembaga semacam ini menjadi momen krusial yang menentukan arah perkembangan kampus ke depan. Pencalonan Sahmin Madina sebagai bakal calon rektor untuk periode 2025–2029 menarik untuk disupirt, bukan hanya dari sisi prosedural, tetapi juga dari perspektif visi kepemimpinan yang ia tawarkan.
Kepemimpinan yang Berpengalaman dan Kolaboratif.
Sahmin Madina bukanlah nama baru di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Sebagai Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, ia telah terlibat langsung dalam berbagai capaian penting, mulai dari penguatan riset, peningkatan akreditasi, hingga pengembangan kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Pengalaman ini menjadi modal berharga bagi seorang calon pemimpin, karena memahami seluk-beluk birokrasi dan dinamika kampus Yang juga patut dicatat adalah bergulir dukungan untuk Pak Sahmin dari berbagai kalangan & dari berbagai jaringan serta para pemangku kepentingan kampus, seperti dosen senior ,dosen muda dan dari ormawa mahasiswa.
Menurut Dr Ricard Pangkey Bahwa Dr. Sahmin Madina adalah salah satu tokoh dan figur visioner yg sarat pengalaman baik di kampus maupun di luar kampus, dikampus sahmin sudah memegang beberapa jabatan strateghis dan turut memajukan kampus baik dibidang akademik maupun kemahaswaan. Dikenal luas ketokohannya krn mampu menjalin hubugan baik dg berbagai jejaring elemen masyarakat dan mnjadi modal utk membngun kolaborasi demi kemajuan kampus.
Visi Transformasi: Dari IAIN ke UIN dengan Dampak Sosial.
Salah satu poin penting dalam visi Sahmin adalah komitmennya untuk melanjutkan transformasi IAIN Sultan Amai Gorontalo menuju status Universitas Islam Negeri (UIN).
Ini bukan sekadar perubahan nama, melainkan upaya strategis untuk memperluas peran kampus dalam pengembangan ilmu pengetahuan umum dan agama secara integratif.
Menurut ricard Sahmin tidak berhenti pada prestasi akademik semata. Ia menekankan pentingnya **kemanfaatan sosial**—sebuah pendekatan yang relevan di tengah tuntutan agar perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan teori, tetapi juga solusi nyata bagi masyarakat.
Visi ini selaras dengan agenda nasional, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo, yang menekankan agama dan lingkungan & pembangunan sumber daya manusia dan inovasi untuk masa depan kampus
Pak Ricard faham benar gaya & lider pak sahmin Pertama bagaimana menjaga konsistensi program unggulan di tengah keterbatasan anggaran dan sumber daya? , Kedua bagaimana memastikan transformasi menuju UIN tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga substantif, dengan penguatan fakultas-fakultas umum tanpa mengabaikan ciri keislamannya
Ketiga bagaimana membangun ekosistem riset yang kompetitif di tingkat nasional dan global?
Kepemimpinan untuk Masa Depan. Pencalonan Sahmin Madina adalah bagian dari dinamika sehat dalam dunia akademik.
Ia membawa kombinasi antara pengalaman struktural, visi transformatif, dan kesadaran akan peran sosial kampus. Namun, kesuksesan kepemimpinannya, jika terpilih akan sangat bergantung pada kemampuan membangun sinergi dengan seluruh civitas akademika dan merumuskan strategi yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Dr Ricard Pangkey menyampaikan dukungan untuk Dr Sahmin Madina menjadi rektor bukan sekadar karena bersahabat ( teman) atau tentang siapa yang memimpin, tetapi tentang arah seperti apa yang akan dituju oleh kampus.
Saya mengenal betul gaya dan lider Dr Sahmin Madina yang telah meletakkan gagasannya, dalam visis -misisinya dan kini, tinggal menunggu Proses seleksi tahapan akhir untuk fet and proper test oleh komisi seleksi Pusat, Semoga Komisi Seleksi Pusat dapat memilih calon rektor terbaik serta dapat mempertimbangkan para calon rektor terbaik Saya kita semua bisa dapat dilihat Dr Sahmin yaitu, sejauh mana visi tersebut mampu membawa IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi pusat peradaban Islam yang unggul dan relevan dengan visi Kememtrian Agama dan misi kampus yang tercantum dalam resntra kampus 2025-2029 nanti..
Akhirnya disampaikan dihadapaan awak media Semoga Pak sahmin terlpilih menjadi Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo 2025-2029 Ungkap Ricard jumat 29/08-2025.