GOPOS.ID, BONE BOLANGO – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Bone Bolango bakal menjangkau jenjang sekolah Paud hingga Sekolah Dasar dengan target 14.850 anak.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango, dr. Meyrin Kadir menjelaskan, tujuan dilaksanakan PIN Polio yaitu memberikan kekebalan tubuh terhadap penyakit polio dan memutus mata rantainya pada sasaran 0 sampai 7 tahun.
“Khusus hari ini di Halaman Dinas Kesehatan pada pencanangan PIN Polio kami melakukan imunisasi kepada 40 anak,”jelas dr. Meyrin Kadir pada Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun 2024, Selasa (23/7/2024).
Meyrin juga menguraikan, pada PIN Polio di Bone Bolango disediakan pos posyandu sebanyak 187 yang tersebar di 18 kecamatan dan 20 puskesmas, sekolah Paud dan TK sebanyak 228 serta SD sebanyak 137.
“PIN Polio ini kami lakukan dua putaran yaitu putaran pertama pada tanggal 23 sampai 29 Juli 2024 dan yang kedua mulai tanggal 6 sampai 12 Agustus 2024 dengan sasaran 14.850 anak. Kita berharap sasaran ini bisa mencapai 100 persen dengan jumlah vaksinator terlatih yang kami sediakan sebanyak 40 orang,”urainya.

Ditempat yang sama, Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli mengungkapkan, saat ini Indonesia sedang mengalami perubahan pola penyakit yang ditandai dengan adanya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit Polio pada tahun 2022 di Propinsi Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
“Sampai dengan saat ini status KLB itu belum dicabut karena kasus masih terus dilaporkan,”ungkapnya.
Bupati Merlan juga membeberkan, Gorontalo termasuk salah satu propinsi yang memiliki penilaian risiko tinggi Polio tahun 2024. Untuk Kabupaten Bone Bolango sendiri pada tahun 2023 terdata jumlah suspek AFP sebanyak 2 orang di Kecamatan Tapa dan Tilongkabila dan tahun 2024 sebanyak 1 orang di Suwawa.
“Pandemi covid-19 kemarinjuga mengakibatkan pelaksanaan imunisasi rutin tidak dapat berjalan optimal termasuk imunisasi polio sehingga menyebabkan jumlah anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi rutin lengkap sesuai usia semakin bertambah banyak,”bebernya.
Merlan mengatakan, Polio adalah penyakit saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen, yang disebabkan infeksi virus, sangat menular tetapi dapat dicegah dengan melakukan imunisasi polio.
“Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio adalah upaya penanggulangan kejadian luar biasa polio type 2. Pin polio sasarannya adalah anak-anak mulai usia 0 sampai 7 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya,”kata Merlan
Dirinya berharap semua pihak agar dapat mensukseskan kegiatan PIN Polio yang dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Bone Bolango mulai tanggal 23 Juli 2024. Ia juga mengimbau agar semua anak- anak yang berusia 0-7 tahun untuk dapat di imunisasi polio demi tercapainya pola hidup sehat di masyarakat sehingga permasalahan polio dapat teratasi dengan baik.
“Untuk itu diperlukan kerja sama, baik lintas program maupun lintas sektor, organisasi profesi, masyarakat sebagai tanggung jawab bersama akan masa depan dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bone Bolango,”tandasnya. (Indra/Gopos)