GOPOS.ID, GORONTALO – Banyak yang tak menyangka bahwa Adrian Bone (30), pria yang tinggal di Kelurahan Tuladenggi, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Menurut rekan-rekannya, Adi (sapaan akrab dari rekan-rekannya) adalah orang yang supel, suka becanda, serta memiliki kepribadian terbuka. Namun kejadian subuh dini hari tadi, (31/5/2019) membuat rekan-rekannya kaget bukan kepalang.
“Depe orang bae, suka baku sedu (becanda). Sangat terbuka dengan torang (kami). Cuman tidak tahu kenapa dia harus meninggal begitu. Kenapa harus gantung diri,” ucap Intan Yusuf salah satu rekan Adi.
Dalam kehidupan sehari-hari Adi hanya tak pernah membagikan kisah cintanya. Namun menurut mereka, banyak perempuan yang sejauh ini dekat denganya sebagai rekan maupun sabahat.
Baca juga :Â Sahur, Warga Tuladenggi Digegerkan Dengan Pria yang Gantung Diri
“Kami tidak tahu kalau ada diantara mereka itu depe cewe (pacarnya). Karena dia begitu dekat dengan semua,” tutur Intan menceritakan sosok Adi.

Bahkan sebelum mengakhiri hidupnya, Adi masih sempat berkumpul dengan rekan-rekannya di Rabu malam. Bahkan setelah itu, Adi masih sempat bergurau dengan teman-teman WhatsApp Grup yang tergabung dalam Grup Portal WA. Ia juga telah menutup akun media sosialnya sebelum mengakhiri hidupnya.
“Dia (Adi) sempat mengirim foto seutas tali yang digengamnya. Tapi menurut kami itu hanya baku sedu. Torang bilang hoaks. Tidak tahunya itu terakhir kalinya kami membaca chatnya. Dia langsung keluar dari grup. Dan subuh tadi kami dengar dia telah meninggal. Sumpah, kami kaget sekali,” jelas Intan.
Sehari sebelum meninggal, Adi masih sempat mengirimkan status bernada kecewa.
“Kalau cuman datang kase harapan palsu. Deng beken saya baper mending nda usah uty yaaa” ditambah dengan emot sedih.

Baca juga : Saling Ejek di FB, Dibacok, Dua Warga Nyaris Tewas
Hingga saat ini pihak kepolisian masih menelusuri penyebab dari aksi bunuh diri Adi.
“Yang bersangkutan masih bujang, dari keterangan yang kami dapat dari orang tuanya. Ada suatu beban yang diembannya, entah itu pekerjaan atau apa. Tetapi kami pastikan bukan karena pidana atau pembunuhan berencana. Ciri-ciri dari pemeriksaan awal ini murni gantung diri atau bunuh diri,” ucap Kapolsek Dungingi, Ipda Muhammad Akmal. (andi/gopos)