No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Pencegahan dan Penanganan Kasus Anak dan Perempuan di Kabupaten Terus Dilakukan

Hasanuddin by Hasanuddin
Selasa 2 Februari 2021
in Kabupaten Gorontalo
0
Pencegahan dan Penanganan Kasus Anak dan Perempuan di Kabupaten Terus Dilakukan

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Sri Dewi Rahmawaty Nani.

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, LIMBOTO – Pencegahan serta penanganan kasus terhadap anak dan perempuan di kabupaten Gorontalo terus dilakukan. Hal ini seiring bertambahnya kasus anak di Kabupaten Gorontalo yang terus meningkat juga akibat efek dari Pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Sri Dewi Rahmawaty Nani, mengatakan bukan hanya bencana alam saja yang dihadapi. Tetapi juga bencana sosial yakni Covid-19.

“Efek dari Covid-19 dan Pandemi 2020 naik 97 kasus perempuan dan anak.” Ujar Dewi Saat Disambangi di kantornya. Senin 2/2/2021.

Dewi membeberkan, pada 2020 kasus Perempuan dan anak bisa mencapai 15/16 kasus. Pada akhir Desember 2020 kasusnya meningkat hal tersebut merupakan efek dari Pandemi.

“Bahkan pada tahun ini, di awal bulan kita sudah dapat kasus terhadap anak. Artinya efek dari Pandemi Covid-19 memang terasa,” katanya.

Oleh karena itu pencegahan serta penanganan terhadap anak terus dilakukan oleh pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Salah satunya melakukan observasi, identifikasi, serta Komunikasi apa saja yang harus dilakukan.

Baca Juga :  Bupati Gorontalo Sebut Desa Pilohayanga Jadi Percontohan Inovasi Program di Kab. Gorontalo

“Kami dari dinas turun langsung untuk pencegahan masalah ini,” ucap Dewi.

Dewi menjelaskan tak hanya satu dinas saja. Tetapi kerja sama tim diperlukan. Baik dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) ,pihak legislatif yudikatif polisi jaksa hakim.
“Untuk menekan ini kita tidak bisa sendiri, serta banyaknya kasus, regulasi dan kebijanakan.” Tegas Dewi.

Hal tersebut terus dilakukan guna mencegah dan serta melakukan penanganan terhadap kasus anak dan perempuan. Contohnya seperti program sikronisasi untuk perlindungan anak Perempuan dan bermitra dengan OPD terkait.
“Dinas PU (pekerjaan umum) Misalnya soal aksses jalan yang jauhdan Pembangunan misalnya. Dikes(Dinas Kesehatan) porsi Anggaran untuk stunting. ” lanjutnya.

Dari OPD tersebut serta mitra legislatif memang sudah ada dan punya perda (peraturan daerah) pendukung dan tahun ini bakal ditambah perda pembentukan UPTD (Unit Pelaksanaan Teknis Dinas) perlindungan anak dan perempuan.

“Karena UPTD ini belum ada di gorontalo, dan kab Gorontalo Bakal berinovasi mensuport dengan hal itu,” ungkap Dewi.

Baca Juga :  Ranperda APBD-P Kabupaten Gorontalo Siap Dibahas

“Dengan adanya UPTD, penjangkauan yang baik juga aman, advokasi lebih terarah, juga dilengkapi demgan orang yang sudah fungsional serta diisi dengan psikologinya serta tenaga medis,” sambungnya.

Hal tersebut tercipta saat Musrenbang desa awal tahun. Surat edaran yang berisi responsif gender dan kelompok rentan perempuan anak serta lansia, di dalamnya juga ada suara perempuan dan anak, yang berhak terjadi.

“Anggaratan desa itu bukan hanya pandemi Covid. tapi juga efek Covid-19 yang wajib dianggrakan dalam anggaran desa,” tuturnya.

Bentuk lain dari pencegahan dan penanganan kasus Ini ialah ada juga adanya polisi sayang anak , jaksa peduli anak yang pro akan anak Mitra penunjang lainnya.

Terakhir Dewi mengharapkan bahwa upaya mengusung UPTD tahun ini akan wajib diusulkan serta dapat melakukan pencegahan maupun penanganan lebih cepat dari sebelumnya.

“Hal ini dilakukan guna untuk kebaikan bersama serta untuk mencapai kepuasan terhadap anak.”Tandasnya. (Putra/Gopos).

Tags: GorontaloKabupaten GorontaloPerlindungan Perempuan dan Anak
Previous Post

Madrasah di Pohuwato Tunggu Rekomendasi Kemenag untuk Belajar Tatap Muka

Next Post

Dua Pasangan Calon Siap Bertarung di Pilpres BEM UNG

Related Posts

Kemenag RI Apresiasi Komitmen Bupati Gorontalo Dukung Penguatan Penyuluh Agama
Kabupaten Gorontalo

Kemenag RI Apresiasi Komitmen Bupati Gorontalo Dukung Penguatan Penyuluh Agama

Rabu 27 Agustus 2025
2.300 Runners Ambil Bagian di Merdeka Run 8K Kabupaten Gorontalo
Kabupaten Gorontalo

2.300 Runners Ambil Bagian di Merdeka Run 8K Kabupaten Gorontalo

Sabtu 23 Agustus 2025
Kabupaten Gorontalo Siap Jadi Tuan Rumah Perkemahan Satuan Karya Tingkat  Nasional
Kabupaten Gorontalo

Kabupaten Gorontalo Siap Jadi Tuan Rumah Perkemahan Satuan Karya Tingkat Nasional

Kamis 21 Agustus 2025
KUA Tilango Catat Sejarah, Gelar Nikah Massal Gratis 20 Pasangan
Kabupaten Gorontalo

KUA Tilango Catat Sejarah, Gelar Nikah Massal Gratis 20 Pasangan

Rabu 20 Agustus 2025
16 Mantan Kades di Kabupaten Gorontalo Akan Dikukuhkan Kembali
Kabupaten Gorontalo

16 Mantan Kades di Kabupaten Gorontalo Akan Dikukuhkan Kembali

Rabu 20 Agustus 2025
Kabar Baik! Honor Tenaga Kontrak di Gorontalo Segera Cair Pekan Depan
Kabupaten Gorontalo

Kabar Baik! Honor Tenaga Kontrak di Gorontalo Segera Cair Pekan Depan

Rabu 20 Agustus 2025
Next Post
Dua Pasangan Calon Siap Bertarung di Pilpres BEM UNG

Dua Pasangan Calon Siap Bertarung di Pilpres BEM UNG

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Terpopuler

  • Kepala mahasiswi UNG yang terkena lemparan batu usai unjuk rasa, jumat (29/08/25). (Foto: Istimewa)

    Kepala Mahasiswi UNG Bocor Terkena Lemparan Batu Usai Demo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UNG Kecam Insiden Pelemparan Batu Terhadap Mahasiswa Usai Demo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Tua siswa Protes Turnamen Gala Siswa Indonesia Kota Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Geruduk Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Mahasiswa Tuntut Kehadiran Gubernur hingga Kapolda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Gorontalo Bergerak, Kritisi Kebijakan Pemerintah yang Tak Prorakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.