GOPOS.ID, GORONTALO – Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) sedang memaksimalkan penataan organisasi jelang pelaksanaan Kongres XVI GP Ansor. Rencanannya akhir tahun atau awal tahun depan, GP Ansor akan memilih ketua umum baru untuk menggantikan kepemimpinan H Yaqut Cholil Qoumas.
Menurut Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) PP GP Ansor, Alamsyah Palenga bahwa dampak pandemi yang terjadi sejak 2020 lalu memberi dampak yang besar terhadap kepengurusan GP Ansor dari tingkat pusat hingga ke tingkat pimpinan anak cabang (PAC).
Sehingga sejak setahun terakhir, penataan organisasi intens dilakukan. Mulai dari pembenahan struktur organisasi dari tingkat Pengurus Wilayah hingga ke tingkat PAC, kaderisasi, serta peningkatan sumber daya manusia (SDM) para anggota Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser).
“Secara Nasional, dampak Covid-19 sangat berpengaruh terhadap jalannya organisasi GP Ansor. Karena kaderisasi tidak jalan, konfrensi-konfrensi selama dua tahun tidak dilakukan. Sehingga ini butuh penataan kembali, sebab kita sedang menatap Kongres yang tidak lama lagi,” ucap Alamsyah Palenga ketika berkunjung ke Gorontalo untuk menjadi instruktur pada kegiatan PKL ke-III dan Susbalan ke-II yang dilaksanakan oleh PW GP Ansor Gorontalo, 9-12 November kemarin.
Untuk itu menurut mantan Ketua PW Ansor Sulawesi Tengah itu Gorontalo harus mengkonsolidasikan diri dalam pembentukan struktur organisasi GP Ansor dari tingkat PW hingga ke tingkat PAC. “Mana yang masa khitmannya sudah mau berakhir harus segera berkonfrensi.
Strukturnya dirapikan kembali. Di Gorontalo juga kami lihat juga belum semua PAC-nya itu memiliki struktur. Ini harus dirapikan lagi. Jika perlu strukturnya sampai ke tingkat ranting,” jelasnya.

Meski demikian, Alamsyah Palenga menilai Gorontalo mengalami peningkatan keanggotaan. Itu tidak lepas dari kaderisasi yang intens dilakukan di tahun ini.
“Gorontalo sekarang sudah cukup bagus. Memang dua tahun terakhir membuat kepengurusan tidak aktif. Tapi di tahun ini saya lihat sudah mulai bergerak GP Ansor di Gorontalo. Tinggal dipersiapkan saja untuk kader mengikuti Suspelat khusus pelatih untuk Banser dan latihan instruktur untuk Ansor dalam waktu enam bulan kedepan ini,”tandas pria yang juga menjabat Wasekjen PB Alkhairaat itu. (andi/gopos)