No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

DBD Mengancam, Fogging Bukan Solusi Utama

Muhajir by Muhajir
Selasa 3 Januari 2023
in Ayo Germas
0
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman (hms/dinkes)

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman (hms/dinkes)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

alaGOPOS.ID, GORONTALO – Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo mengungkapkan data Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sebanyak 8 kasus yang terjadi di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Andi K. Naue, Selasa (03/01/2023) menjelaskan penanganan kasus DBD yang terjadi di Kelurahan Hunggaluwa tersebut sudah ditangani oleh Puskesmas Limboto dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo.

“Setiap penanganan kejadian ini sebenarnya sudah tersistem dengan baik. Hal ini terlihat dari upaya promotif dan preventif yang telah dilakukan oleh Puskesmas seperti melakukan edukasi, surveilans dan Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN yang sudah dilaksanakan hingga melakukan fogging yang telah dilakukan sebanyak dua kali,” jelas Andi.

Andi menegaskan bahwa upaya penanggulangan DBD harus dilakukan melalui upaya promotif dan preventif dan bukan fogging.

“Solusi utama dalam penanggulangan DBD bukan fogging karena fogging itu hanya membunuh nyamuk dewasa dan bukan telur dan jentik nyamuk, sehingga jika hanya mengandalkan fogging telur dan jentik nyamuk yang tidak mati akan berkembang menjadi nyamuk dan dikhawatirkan nyamuk akan resisten dan ini akan menjadi masalah baru,” tegas Andi.

Baca Juga :  Menkes: Setiap Masyarakat Berhak Mendapatkan Pelayanan Kesehatan yang Lebih Prima

Fogging lanjut Andi, hanya dapat dilakukan dalam radius 200 meter, sebanyak 2 kali dengan jeda waktu 1 minggu. Tujuannya adalah memberantas nyamuk dewasa yang baru melewati masa pertumbuhan.

Fogging tidak dianjurkan karena selain memicu resistensi vektor, yaitu nyamuk yang menularkan penyakit akibat dari pengasapan.

“Fogging yang terlalu fokus juga dianggap dapat mencemari lingkungan, dan berisiko menyebabkan keracunan insektisida pada penduduk sekitar” imbuhnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo telah berkoordinasi dengan dengan Camat, Lurah dan lintas sektor terkait untuk memperkuat upaya promotif dan preventif selain melakukan penanganan masyarakat yang terkena DBD.

“Saat ini pasien DBD telah ditangani dan dirawat di Rumah Sakit dan Alhamdulillah tidak ada yang meninggal dunia. Kami berharap penanganan DBD maupun Kejadian Luar Biasa (KLB) atau gangguan kesehatan pada masyarakat dapat dilakukan bersama-sama. Disamping itu, gerakan Pramuka Saka Bakti Husada Kabupaten Gorontalo melalui kegiatan Gema Paraleptik dapat membantu dalam pelaksanaan PSN,” ucap Andi.

Baca Juga :  Gorontalo Raih Peringkat Pertama Nasional dalam Program Eliminasi Malaria

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman menginstruksikan kembali kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk melakukan upaya promotif dan preventif.

Yaitu dengan memaksimalkan 3 M plus menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampungan air lemari es dan lain-lain, kedua menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah agar nyamuk tidak akan bertelur dan tidak akan berkembang menjadi nyamuk dewasa.

“Melakukan upaya 3 M Plus bagi masyarakat sehingga tidak memberikan ruang bagi nyamuk untuk berkembang,” tutup Yana. (muhajir/gopos)

Tags: 3M PlusDBDDinas Kesehatan Provinsi Gorontalo
Previous Post

Komisi I DPRD Bone Bolango Perjuangkan Tunjangan Guru Daerah Pelosok

Next Post

ASN Pohuwato Diminta Terus Meningkatkan Pelayanan bagi Masyarakat

Related Posts

RSUD Ainun Habibie

RSUD Ainun Habibie Terima Visitasi RSUP Kandou Manado, Perkuat Pengembangan Layanan Kanker

Selasa 28 April 2026
Ayo Germas

Kolaborasi Dinkes P2KB dan PAPDI Gorontalo Tingkatkan Layanan Penyakit Dalam

Senin 27 April 2026
Ayo Germas

Komisi Penanggulangan AIDS Gorontalo Fokus Temukan ODHIV yang Tak Lagi Terlayani

Rabu 22 April 2026
Ayo Germas

Data Kesehatan Jadi Kunci, Dinkes Gorontalo Fokus Tingkatkan Capaian Program Strategis

Kamis 16 April 2026
Ayo Germas

Kadinkes Gorontalo Dorong Inovasi Desa Siaga TB dan Percepatan Target Triple 95 HIV/AIDS

Kamis 16 April 2026
Ayo Germas

Koordinasi SDMK 2026, Dinkes Gorontalo Dorong Perencanaan Tenaga Kesehatan Berbasis Data Akurat

Kamis 16 April 2026
Next Post
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, Memimpin Apel Perdana Awal Tahun 2023, Didampingi Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, di halaman kantor Bupati, Selasa 03/01/2023 (Yusuf/Gopos)

ASN Pohuwato Diminta Terus Meningkatkan Pelayanan bagi Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono didampingi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

    Gorontalo Bersiap Sambut Presiden Prabowo, 1.700 Personel Gabungan Disiagakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kampung Nelayan yang Akan Diresmikan Prabowo Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampung Nelayan di Leato Selatan Jadi yang Pertama Dikunjungi Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terkini KNMP Leato: Pengamanan Diperketat Jelang Kunjungan Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kantor Cabang BTN Gorontalo Terima Kunjungan Anggota DPR RI, Rachmat Gobel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.