No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Ramai Investasi Bodong, Begini Kata Dosen Fakultas Ekonomi UNG

Muhajir by Muhajir
Sabtu 11 Desember 2021
in Collage
0
Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo Boby Rantow Payu, S.Si, ME, (istimewa)

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo Boby Rantow Payu, S.Si, ME, (istimewa)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Investasi bodong akhir-akhir ini kembali menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat Provinsi Gorontalo. 

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo Boby Rantow Payu, S.Si, ME, mengatakan bahwa investasi adalah segala sesuatu mendiamkan atau menanamkan sejumlah aset untuk mengharapkan pengembalian di masa yang akan datang.

Menurut Boby, biasanya investasi itu membutuhkan jangka waktu, alias tidak isntan. tidak sekadar hari ini tanam kemudian bulan depan mendapatkan hasil.

“Paling tidak investasi butuh waktu dan yang pasti memiliki resiko. Jadi tidak ada investasi yang dipastikan akan selalu untung. Investasi bodong adalah investasi yang mengabaikan dua sifat itu. Investasi bodong menjanjikan keuntungan jangka pendek yang fantastis dan pasti untung, itulah ciri khas investasi bodong,” kata Boby.

Untuk menghindari jerat investasi bodong, Boby mengimbau masyarakat untuk melihat keuntungan yang ditawarkan oleh investasi tersebut apakah wajar atau tidak.

Baca Juga :  Lima Mahasiswa UNG Raih Penghargaan pada Peksiminas XVI

“Tidak ada keuntungan wajar yang pasti dalam investasi. Umumnya, keuntungan investasi di sektor yang berisiko seperti saham dan forex berkisar di antara dua puluh persen sampai tiga puluh persen per tahun, itu pun memiliki resiko dan tidak pasti. Jadi kalau ada investasi yang menawarkan return di atas tiga puluh persen pertahun bahkan perbulan, bisa dipastikan itu adalah investasi bodong,” tegasnya.

Untuk investasi bodong yang seringkali menjadikan trading Forex (Foreign Exchange) sebagai kedok, Boby mengatakan secara legal perdagangan Forex diatur oleh BAPPEBTI atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi.

“Trading Forex adalah trading dengan resiko yang tinggi. Saat ini, banyak yang membawa skema investasi katanya ditradingkan di Forex padahal belum tentu. Kalau orang yang paham mengenai trading Forex dia tau ini sangat beresiko. Jadi tidak ada trader Forex yang bisa konsisten untuk mendapatkan keuntungan sekian persen per bulan,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa ITP FAPERTA UNG Hasilkan 23 Produk Unik Eksplorasi Pangan Lokal

Baca juga: SALAM PUAN Dorong Terwujudnya Ruang Aman Kampus di Gorontalo

Disaat seseorang ikut dengan secara sadar dalam investasi bodong, maka itu adalah resiko yang ditanggung oleh dirinya sendiri.

“Tetapi disaat mereka membujuk orang lain yang awam dengan menawarkan tawaran yang menggiurkan seperti janji akan menjadi kaya, menyuruh untuk menjual barang atau aset kemudian akan kembali berlipat-lipat, di situlah letak penipuannya karena dia sudah menawarkan janji yang tidak semestinya,” ujarnya.

Untuk melakukan investasi yang aman, Boby menyarankan agar masyarakat untuk memahami lebih terdahulu risiko yang akan diterima dalam memilih investasi.

“Sebaiknya berinvestasilah pada hal-hal yang kita ketahui seperti membeli tanah atau emas untuk masyarakat awam. Kalau ingin investasi yang lebih beresiko seperti investasi saham bisa lebih mempelajari lebih dulu bagaimana itu saham,” ujarnya. (muhajir/gopos)

Tags: Dosen EkonomiInvestasi BodongTrading ForexUNG
Previous Post

Operasi Pekat Otanaha, Polsek Popayato Amankan Puluhan Botol Miras

Next Post

Puluhan Anggota Trading FX  Family di Pohuwato Harap-Harap Cemas

Related Posts

Screenshot
Universitas Bina Taruna

Kabar Baik Calon Mahasiswa, Desil 1–4 Berpeluang Kuliah dengan KIP di UNBITA

Selasa 25 Agustus 2026
Screenshot
Universitas Bina Taruna

Merawat Lingkungan, Menumbuhkan Kepedulian: Jejak KKLP UNBITA di Kota Tengah

Senin 24 Agustus 2026
UNG

950 Prestasi Ditorehkan Mahasiswa UNG Sepanjang 2025, Rektor: Jangan Pernah Lelah Mencintai UNG

Senin 24 Agustus 2026
UNG

Pusat Studi Kepolisian, UNG dan Polda Gorontalo Perkuat Kolaborasi Akademik

Senin 24 Agustus 2026
Screenshot
Universitas Bina Taruna

Bina Taruna Nyalakan Semangat Merah Putih di Hari Kemerdekaan

Sabtu 22 Agustus 2026
Screenshot
Universitas Bina Taruna

UNBITA Dorong UMKM Naik Kelas Lewat KKLP Market Hub Kecamatan Kota Barat

Jumat 21 Agustus 2026
Next Post

Puluhan Anggota Trading FX  Family di Pohuwato Harap-Harap Cemas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Mahasiswi Meninggal di kos-kosan Diduga Punya Riwayat Penyakit Jantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Flash News: Mayat Perempuan Ditemukan di Kos-Kosan Dulalowo Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik Calon Mahasiswa, Desil 1–4 Berpeluang Kuliah dengan KIP di UNBITA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Kos-kosan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Japan.nus-Ehime Siap Alih Teknologi Kelola Limbah dan Persampahan Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.