No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

467 Siswa SMA/SMK di Gorontalo Putus Sekolah Selama Pembelajaran Daring

Hasan by Hasan
Senin 3 Mei 2021
in Gorontalo
0
Ilustrasi putus sekolah. (dok. google)

Ilustrasi putus sekolah. (dok. google)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Kebijakan pemerintah menerapkan pembelajaran dalam jaringan (daring) patut dievaluasi menyeluruh. Selain dari sisi kualitas pembelajaran menurun,  angka putus sekolah selama pembelajaran daring juga cukup meningkat.

Di Gorontalo untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), tercatat ada 467 siswa yang putus sekolah. Rinciannya untuk SMA sebanyak 294 siswa, sedangkan untuk SMK sebanyak 173. Untuk jenjang SMA dari sebanyak 294 siswa yang putus sekolah, sebanyak 174 di antaranya memilih menikah. Kemudian 76 memutuskan untuk bekerja, 18 orang meninggal dunia, serta 26 karena alasan lain.

Baca Juga :  Pria Paruh Baya di Bone Bolango Dibacok Membabi Buta oleh Tetangganya

Sementa untuk jenjang SMK dari 173 siswa yang putus sekolah, sebanyak 97 di antaranya telah menikah. Selanjutnya 69 membantu orang tua (bekerja), 5 meninggal dunia, serta 2 dikeluarkan dari sekolah.

“Itu merupakan kategori yang sudah ditetapkan oleh kementerian pendidikan, penyebab putus sekolah,” kata Tobias, Kepala Seksi, Kurikulum dan Penyelenggaraan bidang SMA, Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo kepada gopos.id Senin (3/5/2021)

Lebih lanjut, ia menambahkan kualitas keberhasilan siswa selama mengikuti pembelajaran daring cukup rendah, jika dibandingkan dengan kondisi normal atau tatap muka langsung.

Baca Juga :  Polda Gorontalo Gelar Operasi Pekat Otanaha Mulai Hari Ini

“Data yang ada sekarang dari hasil pembelajaran memang menurun, sekitar 20% atau 40% kurang lebih seperti itu, ketimbang pembelajaran tatap muka secara langsung,” paparnya

Selanjutnya, ia menjelaskan kualitas lulusan peserta didik dan keberhasilannya ditentukan berdasarkan Kualitas rapor dari semester 1 sampai semester 6, nilai ujian satuan pendidikan atau ujian sekolah.

“Indikatornya itu, untuk menentukan sisi kualitas dari sebuah sekolah atau dari anak-anak kita,” pungkasnya. (Sari/gopos)

Tags: GorontaloPembelajaran Daringputus sekolah
Previous Post

Polres Bone Bolango Siapkan 140 Personel untuk Operasi Ketupat Otanaha 2021

Next Post

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Kabupaten Gorontalo Dicanangkan

Related Posts

Gorontalo

Pengakuan Karyawan PT GM saat Demo Penambang: Dikejar, Barang Berharga Hilang 

Minggu 1 November 2026
Gorontalo

Bulog Sisir Jalur Distribusi Beras SPHP, Harga di Gorontalo Masih Terkendali

Sabtu 31 Oktober 2026
Gorontalo

Bersama Ombudsman Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo Dorong Penguatan Pelayanan Publik 

Sabtu 31 Oktober 2026
Gorontalo

PT Gorontalo Minerals Hargai Aspirasi Masyarakat, Namun Kecam Aksi Anarkis

Sabtu 31 Oktober 2026
Gorontalo

Gorontalo Matangkan Pelaksanaan Kegiatan Peringatan HUT ke-55 Korpri

Jumat 30 Oktober 2026
Gorontalo

Dugaan Asusila Anak di Gorontalo, Perlindungan Korban Jadi Sorotan

Jumat 30 Oktober 2026
Next Post
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, meresmikan SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) Pulubala Kabupaten Gorontalo, Senin (3/5/2021). (putra/gopos)

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Kabupaten Gorontalo Dicanangkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kejati Tahan Eks Pj Gubernur Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Santriwati Meninggal Tenggelam, Keluarga Polisikan Pimpinan Ponpes Hubulo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Perintah” Eks Pj Gubernur ke Syukri Botutihe Proyek Video Wall Kini Didalami Kejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Karyawan PT GM saat Demo Penambang: Dikejar, Barang Berharga Hilang 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masa Aksi Penambang Suwawa Diduga Jarah Gudang Logistik PT GM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.