No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Salat Tarawih 8 Rakaat atau 20 Rakaat?

Hasanuddin by Hasanuddin
Sabtu 24 April 2021
in Gorontalo
0
Tarawih berjemaah di masjid agung Baiturrahman Limboto

Suasana tarawih berjemaah di masjid Baiturahman Limboto pada malam pertama Ramadan 1442 H, Senin (12/4/2021) malam. (putra/gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Selain berpuasa di siang hari. Pada bulan ramadan, setiap muslim dianjurkan untuk meningkatkan amaliah. Di antaranya melaksanakan salat pada malam hari atau lebih familiar disebut salat tarawih.

Namun banyak yang masih bertanya terkait jumlah rakaat tarawih. Ada yang melaksanakan 8 rakaat, ada pula yang 20 rakaat. Lalu berapa sebenarnya salat tarawih? Berikut penjelasannya.

Salat tarawih delapan rakaat didasarkan atas Hadist yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Aisyah. Dari Aisyah, istri Nabi Muhammad Saw, (diriwayatkan bahwa) ia berkata,

“Pernah Rasulullah melakukan salat pada waktu antara setelah selesai Isya yang dikenal orang dengan atamah hingga subuh sebanyak sebelas rakaat di mana beliau salam pada tiap-tiap dua rakaat, dan beliau salat witir satu rakaat”.

Ada pula riwayat lain dari Ab Salamah Ibn Abd ar-Raman, bahwa ia bertanya kepada Aisyah mengenai salat Rasulullah di bulan Ramadan.

Aisyah menjawab, “Nabi tidak pernah melakukan salat sunah di bulan Ramadhan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat. Beliau shalat empat rakaat dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau salat lagi empat rakaat, dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau salat tiga rakaat” (H.R Bukhari dan Muslim).

Baca Juga :  Bupati Pohuwato Kunjungi Kediaman Silvana Lamanda, Atlet Taekwondo Peraih Medali Perak SEA Games

Sementara salah tarawih 20 rakaat diriwayatkan dilaksanakan oleh para tabiin di masa kekhalifaan Umar bin Khattab. Said bin Yazid yang menyampaikan, Umar mengumpulkan umat Islam di bulan Ramadan dengan Imam Ubay bin Ka’b dan Tamim al-Dari, dengan 21 rakaat (dalam riwayat lain 23 rakaat).

Imam besar Mesjid Agung Baiturrahim Pohuwato, Wisno Pakaya menjelaskan, pelaksanaan solat tarawih di bulan Ramadhan ini tak ada batasan jumlah rakaatnya. Namun batasan rakaat tersebut sebelum waktu subuh.

“Jadi tidak ada batasan rakaat dari Nabi yang mengkhususkan jumlah rakaat tarawih begini,” terang Wisno Pakaya.

Ustadz Pondok Pesantren Al-Izzah Kabupaten Pohuwato itu menerangkan, kalau ada batasan khusus dari Nabi, maka tidak mungkin terjadi di zaman Umar Bin Khatab 20 rakaat. Bahkan kata Wisno, di Arab Saudi ada yang melaksanakan tarawih 36 hingga 42 rakaat.

Baca Juga :  Deprov Gorontalo Siap Mendukung Kesuksesan Program TNI

Sementara tatacara pelaksanaan tarawih 4-4-3 dan 2-2-2-2-2-3 ini pun ada formulasinya dari nabi. Sehingga dimana-mana, kata Wisno, dia sering menyampaikan, berbeda pendapat dikalangan Ulama itu biasa-biasa saja. Sebab mereka itu hanya berbeda dalam mengamalkan hadist.

“Bagi saya itu sah-sah saja. Terserah kita memilih untuk mengikuti yang mana, 2-2-2-2-2-3 atau 4-4-3 silahkan. Selama perbedaan itu ada dalilnya dari nabi maupun dari Alquran,” ujar Wisno Pakaya.

Akan tetapi, lanjut Wisno, yang dilarang ketika mencampuradukkan perbedaan pendapat di kalangan para Mazhab fikih. Sebab mereka berbeda hanya dalam masalah ijtihadi.

Dia menjelaskan, masalah ijtihadi itu artinya sesuatu yang tidak ada dalil-dalil dari al-quran maupun dari hadist nabi. Tetapi mereka hanya berbeda dari segi pemandangan saja.

“Misalnya ada satu hukum yang tidak ada dalilnya. Ketika mereka menetapkan hukumnya, maka mereka berdasarkan hasil pertimbangan dari mereka sendiri,” imbuhnya. (Ramlan/gopos).

Tags: GorontaloRamadanTarawih
Previous Post

Isi Tiga Kotak Amal Masjid Al-Ikhwan Pohuwato Digasak Pencuri

Next Post

Dr. Ellys Rachman Dilantik Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo

Related Posts

UNG Kecam Insiden Pelemparan Batu Terhadap Mahasiswa Usai Demo
Gorontalo

UNG Kecam Insiden Pelemparan Batu Terhadap Mahasiswa Usai Demo

Jumat 29 Agustus 2025
KNPI Gorut Perkuat Pemuda Dengan Diklat Kepemudaan
Gorontalo

KNPI Gorut Perkuat Pemuda Dengan Diklat Kepemudaan

Jumat 29 Agustus 2025
Kepala mahasiswi UNG yang terkena lemparan batu usai unjuk rasa, jumat (29/08/25). (Foto: Istimewa)
Gorontalo

Kepala Mahasiswi UNG Bocor Terkena Lemparan Batu Usai Demo

Jumat 29 Agustus 2025
Geruduk Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Mahasiswa Tuntut Kehadiran Gubernur hingga Kapolda
Gorontalo

Geruduk Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Mahasiswa Tuntut Kehadiran Gubernur hingga Kapolda

Jumat 29 Agustus 2025
Mahasiswa Gorontalo Bergerak, Kritisi Kebijakan Pemerintah yang Tak Prorakyat
Gorontalo

Mahasiswa Gorontalo Bergerak, Kritisi Kebijakan Pemerintah yang Tak Prorakyat

Jumat 29 Agustus 2025
AMBI dan YAB Autocar Ringankan Beban Warga Melalui Bantuan Sembako
Gorontalo

AMBI dan YAB Autocar Ringankan Beban Warga Melalui Bantuan Sembako

Jumat 29 Agustus 2025
Next Post
Pelantikan rektor Bina Taruna

Dr. Ellys Rachman Dilantik Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Terpopuler

  • Kepala mahasiswi UNG yang terkena lemparan batu usai unjuk rasa, jumat (29/08/25). (Foto: Istimewa)

    Kepala Mahasiswi UNG Bocor Terkena Lemparan Batu Usai Demo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UNG Kecam Insiden Pelemparan Batu Terhadap Mahasiswa Usai Demo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Tua siswa Protes Turnamen Gala Siswa Indonesia Kota Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Geruduk Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Mahasiswa Tuntut Kehadiran Gubernur hingga Kapolda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Gorontalo Bergerak, Kritisi Kebijakan Pemerintah yang Tak Prorakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.