No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Gawat! Sudah 147 Kasus DBD Terjadi Selama Januari di Gorontalo

Admin by Admin
Jumat 18 Januari 2019
in Gorontalo, Headline, Indepth News
0
8
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO  – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai mengkhawatirkan di Gorontalo. Selang 17 hari di Januari 2019 ini, sudah 147 kasus DBD terjadi. Dimana 2 penderita meninggal dunia.

Dari data yang dirangkum gopos.id, bahwa kasus tertinggi terjadi di Kabupaten Gorontalo dengan jumlah kasus mencapai 53 penderita.

Kemudian disusul Pohuwato 36 kasus, Gorontalo Utara 24 kasus, Bone Bolango 21 kasus, Kota Gorontalo 7 kasus dan Boalemo 6 kasus. Namun kasus DBD di Kota Gorontalo sudah memakan korban sebanyak 2 orang. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat, sebab baru memasuki pekan ketiga di bulan Januari.

Sebelumnya di tahun 2016 kasus DBD di provinsi Gorontalo tercatat mencapai 742 kasus, kemudian di 2017 jumlahnya menurun menjadi 452 kasus.

Namun di 2018 jumlah penderita DBD kembali meningkat menjadi 906 penderita. Nah, pemerintah harus mewaspadai tahun 2019 ini. Sebab di awal tahun ini, kasus DBD sudah dibuka dengan angka 147 kasus.

Menurut Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular di Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, dr. Irma Cahyani Ranti DBD disebabkan oleh virus Dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Virus tersebut akan masuk ke aliran darah manusia melalui gigitan nyamuk. Biasanya, jenis nyamuk ini menggigit di pagi hari sampai sore menjelang petang.

Baca juga : Awas! DBD Mulai Mengintai, 2018 Terjadi 14 Kasus Kematian

Penularan virus Dengue terjadi bila seseorang yang terinfeksi digigit oleh nyamuk perantara. Virus dari orang yang terinfeksi akan dibawa oleh nyamuk, dan menginfeksi orang lain yang digigit nyamuk tersebut. Kemudian virus Dengue hanya menular melalui nyamuk, dan tidak dari orang ke orang.

Baca Juga :  ASN, TNI-Polri Dapat THR, Gaji 13 plus Tambahan Tunjangan Kinerja 50 Persen

“Biasanya diperubahan musim seperti ini, lonjakan kasusnya meningkat. Sebab banyak genangan air yang menjadi tempat bertelurnya nyamuk Aedes aegypti ini,” ucapnya.

Zona endemik dari penyebaran DBD di Kota Gorontalo. (foto Andi Arifuddin/Gopos.id)

Dijelaskan dr. Irma bahwa virus Dengue terbagi menjadi empat tipe, yaitu DEN 1, DEN 2, DEN 3, dan DEN 4. Ketika seseorang terinfeksi salah satu tipe virus Dengue dan berhasil pulih, maka tubuhnya akan membentuk kekebalan seumur hidup terhadap tipe virus tersebut.

Namun kekebalan terhadap salah satu virus tidak menutup kemungkinan terjadinya infeksi oleh tipe virus Dengue yang lain. Bahkan, seseorang yang pernah terinfeksi virus Dengue lebih berisiko terinfeksi untuk kedua kalinya.

“Selain pernah mengalami infeksi virus Dengue, faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena demam berdarah adalah tinggal atau bepergian ke daerah tropis. Demam berdarah juga lebih berisiko dialami oleh bayi, anak-anak, lansia, dan orang dengan kekebalan tubuh lemah,” paparnya.

Untuk itu, pada pergantian musim seperti saat ini, masyarakat diminta untuk berperan aktif dalam mencegah agar tidak terjadinya penyebaran DBD di wilayah masing-masing.

Minimal membuang air yang terdapat dalam baskom, vas bunga, ember, dan wadah lain yang dapat menampung air berpotensi menjadi tempat nyamuk bersarang.

Baca Juga :  Penyaluran Beras SPHP di Polres Pohuwato Tembus 36 Ton

Baca juga : Januari, 2 Penderita DBD di Kota Meninggal, 7 Orang Positif

Rajin-rajinlah membersihkan tempat-tempat tersebut setidaknya dua kali seminggu untuk mengurangi risiko munculnya nyamuk pembawa demam berdarah.

“Intinya adalah tindakan pencegahan dengan Pemberantas Sarang Nyamuk (PSN) dan 3M plus,” tegasnya.

Salah satu anak yang menderita DBD mendapatkan perawatan di RS Multazam. (Foto Andi Arifuddin/Gopos.id)

3M plus yang dimaksud yakni menutup semua tampungan air atau sumber air, menguras bak mandi, mendaur ulang barang bekas, menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.

Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah, serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk.

Upaya lain yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya DBD yaitu, menggalakkan gerakan satu rumah satu jumantik (juru pemantau jentik).

Jika di setiap rumah ada satu anggota keluarga yang menjadi jumantik, diharapkan dapat mencegah kasus demam berdarah.

DBD
Pertemuan tata laksana media dengan dinas kesehatan provinsi Gorontalo yang membahas tentang DBD. (foto gopos)

Baca juga : Angka Kematian Ibu Turun dalam 2 Tahun Terakhir

“Upaya pencegahan DBD ini relatif ampuh. Dan dibeberapa daerah sudah berhasil memberantas DBD dengan program Jumantik ini,” katanya.

Diharapkan dengan informasi tersebut, masyarakat bisa lebih waspada lagi sedini mungkin agar DBD di Provinsi Gorontalo tidak bertambah. Serta menekan angka kematian akibat DBD ini. (ndi)

Pose bersama media dengan tim Promosi Kesehatan Provinsi Gorontalo. (foto dok gopos)
Tags: DBDDinas KesehatanGorontaloHasil debat pilpres 2019
Previous Post

Tingkatkan Promosi Kesehatan, Dikes Provinsi Perkuat Peran Media

Next Post

Hadiah 1 Unit Rumah, Panitia Siapkan 50 Ribu Kupon Undian Jalan Sehat NKRI

Related Posts

Gorontalo

Pengemudi Bentor Mengeluh ke Gubernur, Ada Samsat “Minta Uang” Tambahan saat Pemeriksaan Kendaraan

Kamis 15 Oktober 2026
Gorontalo

Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP Tahun 2026 

Kamis 15 Oktober 2026
Kandora Coffee, UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang dipimpin Arni Pabunga, membawa cita rasa kopi Toraja ke panggung perdagangan internasional melalui partisipasinya dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 14–18 Oktober 2026.
Gorontalo

Pertamina Bawa Kandora Coffee ke Trade Expo Indonesia 2026, Kopi Toraja Bidik Pasar Global 

Rabu 14 Oktober 2026
Gorontalo

Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

Rabu 14 Oktober 2026
Olis
Headline

LIRA Siapkan Laporan ke Mabes Polri soal Perdagangan Batu Hitam di Gorontalo, Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat

Selasa 13 Oktober 2026
Headline

Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

Selasa 13 Oktober 2026
Next Post

Hadiah 1 Unit Rumah, Panitia Siapkan 50 Ribu Kupon Undian Jalan Sehat NKRI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Masyarakat Kota Gorontalo Minta Kasus Terhadap Walikota Dihentikan Polda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kombes Petrus Silalahi Jabat Dirkrimum Polda Gorontalo, Kombes Teddy Rachesna ke Bareskrim 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jeffry Rumampuk: Solidaritas ASN untuk Wali Kota Harus Dilihat Proporsional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.