No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Bau Menyengat yang Diduga Berasal Dari Area Pabrik PT. Royal Coconut Dikeluhkan Warga

Admin by Admin
Senin 20 April 2020
in Gorontalo, Headline
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, LIMBOTO BARAT – Masyarakat di kawasan desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat mengeluhkan bau menyengat yang sangat mengganggu aktivitas keseharian mereka. Bau menyegat itu diduga berasal dari salah satu pabrik kelapa yakni PT. Royal Coconut Gorontalo.

Kepala Desa Yosonegoro, Isa Amir Hanapi mengungkapkan bahwa terdapat berbagai keluhan dari warga sejak pabrik PT. Royal Coconut Gorontalo beroperasi.

“Kadang kala mendekati tengah malam itu kami sering mencium bau menyegat pak. Ini hal yang dikeluhkan masyarakat ke saya,” ucap Isa kepada Gopos.id, Senin (20/4/2020).

Tidak hanya bau menyengat, dirinya juga mengungkapkan sebagian masyarakat yang berprofesi sebagai petani juga mengeluhkan tentang air sungai Marisa sebagai sumber pengairan persawahan masyarakat setempat yang mulai berminyak.

Kepala Desa Yosonegoro, Isa Amir Hanapi. foto gopos

“Katanya sih sudah ada penampungan untuk pengolahan limbah. Wallahua’lam yaa, tapi belakangan ini masyarakat juga mengeluhkan ke kami soal air untuk mengairi sawah mereka berminyak,”jelasnya.

Baca Juga :  FPG Minta Pemerintah Gorontalo dan PLTU Tanjung Karang, Tolak TKA China

Terkait dengan keluhan warga setempat itu, gopos.id mencoba mengkonfirmasi ke pihak PT Royal Coconut Gorontalo. Namun sayangnya niat wartawan untuk mengkonfirmasi terkait dengan keluhan ini sempat halangi oleh pihak security perusahaan yang sedang bertugas. Mereka dalih bahwa wartawan harus menyurati terlebih dahulu untuk bisa melakukan wawancara pimpina perusahaan.

Tidak hanya itu, gambar yang sempat diabadikan gopos.id diminta untuk dihapus. Pihak security bahkan menegur keras setiap media yang mengambil gambar di lokasi pabrik.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo, Saiful Kiraman membantah keluhan warga tersebut. Menurutnya bahwa pihak perusahaan sudah memenuhi izin lingkungan untuk beroperasi.

Baca juga: PT. Royal Coconut Gorontalo Segera Bangun Pabrik Pembuatan Santan Cair

“Saya meragukan hal yang diungkapkan oleh kepala desa Yosonegoro. Hal ini menjadi tidak mungkin karena jarak antara pabrik dan Desa Yosonegoro itu cukup jauh. Tapi ini menjadi informasi tersendiri bagi kami dan kami akan terjun langsung untuk membuktikannya dengan mengedepankan praduga takbersalah,” beber Saiful saat ditemui diruangannya, siang tadi.

Baca Juga :  Pemkot Analisis Dampak Lalu Lintas Pembangunan BTN Cabang Gorontalo

Saiful mengungkapkan persoalan bau menyengat yang sampai ke Desa Yosonegoro ini cenderung mengada-ada dan keraguannya ini bukan tanpa alasan.

Hal ini dikarenakan pihaknya setiap tiga bulan sekali, BLH Kabupaten Gorontalo menerima laporan dari perusahaan dan sudah pernah melakukan peninjauan secara langsung kelokasi pabrik tersebut.

Terkait air sungai yang dikeluhkan petani, Saiful juga membantah kalau hal tersebut berasal dari limbah pabrik.

Dirinya mengakui pihaknya sempat menutup pabrik tersebut karena pengolahan limbah dan sejauh ini pihaknya mengetahui pengolahan limbahnya sudah sesuai prosedur yang ditetapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup.

“Setau saya perusahaan ini memenuhi ketaatan terkait pengolahan lombah dibuktikan dengan laporan yang diberikan dan disrtai dengan melampirkan hasil uji laboratorium,” jelas Saiful.  (Abin/Gopos)

Tags: Pabrik KelapaPT Royal Coconut Gorontalo
Previous Post

PSBB Ditolak, Bupati Gorontalo Rancang Pembatasan Skala Desa

Next Post

PSBB Ditolak, Pemprov Gorontalo Carikan Solusi Lain

Related Posts

Ilustrasi kantor Kejati Gorontalo.(foto dok Putra/gopos)
Gorontalo

Eks Kadis Kominfo Datangi Kejati Gorontalo, Penyidikan Korupsi Command Center Terus Bergulir

Kamis 23 Juli 2026
Gorontalo

Bulog Gorontalo Perketat Pengawasan, Kenaikan Harga Beras 0,62 Persen Diantisipasi

Rabu 22 Juli 2026
Gorontalo

Syarif Mbuinga Gagas Program “Jaksa Jaga Guru” 

Rabu 22 Juli 2026
Gorontalo

Syarif Mbuinga Fokus Perjuangkan Guru ASN dan Infrastruktur Sekolah

Selasa 21 Juli 2026
Gorontalo

Harapan Ketum BAKORPUS untuk BAKORDA HIPMI PT Gorontalo

Selasa 21 Juli 2026
Tersangka RI selaku KPA dan DZA selaku pelaksana proyek saat diborgol aparat Kejari Bone Bolango.(F. Istimewa)
Gorontalo

Korupsi Jalan Irigasi di Pinogu Rp3,3 Miliar, Kejari Bone Bolango Tahan Tiga Tersangka

Selasa 21 Juli 2026
Next Post

PSBB Ditolak, Pemprov Gorontalo Carikan Solusi Lain

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Eks Kadis Kominfo Gorontalo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Command Center 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Jalan Irigasi di Pinogu Rp3,3 Miliar, Kejari Bone Bolango Tahan Tiga Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Kadis Kominfo Datangi Kejati Gorontalo, Penyidikan Korupsi Command Center Terus Bergulir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejati Tahan Tiga Tersangka Korupsi Command Center Diskominfo Gorontalo, Kerugian Capai Rp1,3 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cabuli Staf Desa, Oknum Mantan Kades di Pohuwato Ditahan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.