GOPOS.ID, GORONTALO – Arus penumpang pesawat di Gorontalo menunjukkan pergerakan yang berbeda pada Agustus 2026. Jumlah penumpang yang berangkat meningkat, sementara penumpang yang datang malah menurun.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat, sebanyak 14.121 penumpang berangkat dari bandara Djalaluddin Gorontalo dan Bandara Panua Pohuwato selama Agustus 2026. Angka tersebut naik 8,21 persen dibandingkan Juli 2026 yang tercatat sebanyak 13.050 orang.
“Sebaliknya jumlah penumpang yang datang pada periode yang sama tercatat 13.356 orang. Mengalami penurunan 0,93 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 13.481 orang,” terang Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo, M.Stat, Kamis (1/10).
Dengan demikian, pada Agustus terdapat selisih 765 penumpang antara arus keberangkatan dan kedatangan. Data tersebut tidak termasuk penumpang transit.
Dari sisi penerbangan, jumlah pesawat yang berangkat dari Bandara Djalaluddin Gorontalo dan Bandara Panua Pohuwato pada Agustus mencapai 164 penerbangan. Angka itu turun 5,75 persen dibandingkan Juli yang sebanyak 174 penerbangan.
Sementara itu, jumlah pesawat yang datang sebanyak 162 penerbangan, turun 7,43 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 175 penerbangan.
Meski jumlah penerbangan menurun, jumlah penumpang berangkat justru meningkat. Kondisi tersebut menunjukkan tingkat keterisian penumpang pada penerbangan yang berangkat turut menjadi bagian dari pergerakan data transportasi udara Gorontalo pada Agustus 2026.
Agus Sudibyo menjelaskan, jika dilihat secara kumulatif, aktivitas penerbangan selama Januari-Agustus 2026 masih menunjukkan pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah pesawat berangkat meningkat 7,37 persen, sedangkan pesawat datang naik 7,88 persen. “Pada periode yang sama, jumlah penumpang berangkat tumbuh 0,18 persen, sementara penumpang datang meningkat 2,66 persen dibandingkan Januari-Agustus 2025,” ujar Agus menjelaskan.
Bagasi dan Kargo Ikut Bergerak
Pergerakan barang melalui bandara di Provinsi Gorontalo juga mengalami kenaikan pada Agustus 2026. Jumlah bagasi yang dimuat mencapai 122.334 kilogram, naik 6,99 persen dibandingkan Juli yang sebanyak 114.338 kilogram. Bagasi yang dibongkar juga naik 3,96 persen, dari 133.424 kilogram menjadi 138.701 kilogram.
Kenaikan lebih besar terjadi pada kargo yang dimuat. Jumlahnya mencapai 85.092 kilogram, meningkat 20,71 persen dibandingkan Juli yang sebanyak 70.493 kilogram.
Sementara kargo yang dibongkar juga meningkat 5,02 persen, dari 303.599 kilogram pada Juli menjadi 318.836 kilogram pada Agustus.
Namun, jika melihat periode Januari-Agustus 2026, tidak semua indikator barang menunjukkan pertumbuhan. Jumlah bagasi yang dimuat turun 3,06 persen, sedangkan bagasi yang dibongkar turun 1,49 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Untuk kargo, jumlah yang dimuat selama Januari-Agustus 2026 meningkat 1,95 persen Sebaliknya, kargo yang dibongkar mengalami penurunan cukup besar, yakni 24,45 persen.(hasan/gopos)








