GOPOS.ID, KOTA GORONTALO – Dinas Pendidikan Kota Gorontalo mulai menggagas program Make Up School, sebuah konsep peningkatan kualitas sekolah yang menitikberatkan pada pertumbuhan guru dan kenyamanan siswa dalam proses belajar.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo, Husin Ali menjelaskan bahwa program tersebut lahir dari semangat untuk menjadikan seluruh sekolah memiliki kualitas yang merata.
“Make Up School itu Torang Bekeng Bae dalam ruanh pendidikan. Intinya bagaimana guru harus bertumbuh dan muridnya harus merasa senang serta bangga belajar di sekolahnya,” ujarnya.
Program ini juga didukung dengan sejumlah langkah konkret yang mulai dilakukan oleh Dinas Pendidikan, salah satunya memperhatikan kebersihan fasilitas sekolah.
“Hal sederhana seperti kebersihan toilet juga kita mulai perhatikan. Setiap tanggal 24 setiap bulan kita akan umumkan toilet terbersih untuk memotivasi sekolah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Program digitalisasi pendidikan juga menjadi bagian dari pengembangan Make Up School, termasuk upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di setiap kecamatan.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga tengah mendorong redistribusi guru dan kepala sekolah agar kualitas pendidikan dapat merata di seluruh sekolah.
“Redistribusi guru bukan soal suka atau tidak suka, tetapi soal kompetensi. Sekolah yang membutuhkan harus kita majukan,” katanya.
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap tidak lagi terjadi penumpukan minat masyarakat pada sekolah-sekolah tertentu.
“Ke depan kita ingin tidak ada lagi istilah sekolah favorit di Kota Gorontalo, karena semua sekolah harus memiliki kualitas yang sama,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa konsep Make Up School juga mengusung gagasan bahwa kota harus menjadi ruang belajar bagi seluruh siswa.
“Intinya kota ini adalah ruang belajar. Di mana pun anak berada, itu bagian dari proses pendidikan,” tutupnya. (Rama/Gopos)








