GOPOS.ID,GORONTALO – Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Gorontalo bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Gorontalo menggelar kegiatan Latihan Gabungan se-Kota Gorontalo yang dirangkaikan dengan sosialisasi aplikasi Transparansi Paskibraka.
Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi seluas-luasnya kepada siswa-siswi SMA/SMK/MA terkait mekanisme pendaftaran dan seleksi Paskibraka yang kini menggunakan aplikasi resmi berbasis digital dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Pengurus PPI Kota Gorontalo menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi Transparansi Paskibraka merupakan kebijakan nasional, sehingga pihaknya berkewajiban menyosialisasikan langsung ke sekolah-sekolah serta melalui media sosial.
“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan informasi kepada adik-adik sekolah terkait penggunaan aplikasi Transparansi Paskibraka. Karena sistem ini sudah terpusat dari BPIP, maka kami bersama Kesbangpol ingin memastikan seluruh siswa mengetahui mekanisme pendaftaran dan tidak ketinggalan informasi,” ujar julius Djafar
246 Peserta Ikuti Sosialisasi Terpusat
Dalam sosialisasi terpusat yang digelar kali ini, tercatat sekitar 246 siswa telah mendaftar dan mengikuti kegiatan. Peserta berasal dari berbagai sekolah di Kota Gorontalo, di antaranya:
• SMAN 1 Gorontalo
• SMAN 2 Gorontalo
• SMAN 3 Gorontalo
• SMAN 4 Gorontalo
• SMK Negeri 1 Gorontalo
• SMK Negeri 2 Gorontalo
• SMK Negeri 3 Gorontalo
• MA Al-Huda Gorontalo
• SMK Tridarma Gorontalo
• SMK Bina Taruna Gorontalo
Meski demikian, panitia menyebutkan masih ada sejumlah sekolah yang belum dapat mengikuti sosialisasi lanjutan secara terpusat karena berbenturan dengan kegiatan ekstrakurikuler di masing-masing sekolah.
Komitmen Transparansi dan Pemerataan Informasi
PPI dan Kesbangpol Kota Gorontalo menegaskan komitmen untuk terus melakukan sosialisasi, baik secara langsung ke sekolah-sekolah maupun melalui platform digital. Hal ini dilakukan agar seluruh calon peserta Paskibraka memiliki akses informasi yang sama serta memahami prosedur pendaftaran berbasis aplikasi.
Melalui kegiatan latihan gabungan ini yg diharapkan para siswa tidak hanya memahami teknis pendaftaran, tetapi juga semakin termotivasi untuk mengikuti seleksi Paskibraka sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Kami mengharapkan agar Pemerintah Kota dapat membantu untuk merealisasikan Pakibraka tingkat Kota Gorontalo 2026”. (Gita/Gopos)








