GOPOS.ID, GORONTALO– Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi (HMTG) “John Ario Katili” Universitas Negeri Gorontalo (UNG) suksesmenyelenggarakan Seminar Nasional Geoscience 2025 pada Rabu, 22 Oktober 2025, bertempat di Gedung Aula BPMP Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaianbesar J.A.K Fest 2025, dengan mengusung tema “EksplorasiKebumian dan Pemanfaatan Mineral Kritis untuk MendukungTransisi Energi dan Pembangunan Berkelanjutan.”
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Matematikadan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNG, Prof. Dr. FitryaneLihawa, M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikanpentingnya peran ilmu kebumian dalam menghadapi tantanganglobal transisi energi, sekaligus mengapresiasi HMTG J.A.K UNG atas inisiatif menyelenggarakan forum akademik yang relevan dengan isu-isu strategis nasional.
Seminar ini dihadiri oleh kurang lebih 250 peserta yang terdiriatas mahasiswa Teknik Geologi UNG, mahasiswa dari berbagaibidang ilmu kebumian, dosen, praktisi pertambangan, serta para stakeholder di sektor energi dan sumber daya mineral. Turut hadirpula para sponsor dan mitra kegiatan yang berkontribusi dalammendukung kesuksesan acara tersebut.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Alfath Rahim menjelaskanbahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasanmahasiswa mengenai konsep eksplorasi kebumian dan pemanfaatan mineral kritis, serta menumbuhkan semangatkolaboratif antara dunia akademik dan industri pertambanganberkelanjutan.
Seminar menghadirkan dua pemateri utama dari Pani Gold Project, yakni:
Selain itu, turut hadir pula perwakilan dari Bank Indonesia (BI) Gorontalo), Ibu Khalisah Rahmadina Hadju, S.I.Kom., yang memberikan tambahan materi bertajuk “Sistem PembayaranDigital.” Materi ini memperkaya wawasan peserta mengenaitransformasi digital dan inklusi keuangan yang relevan dengandunia industri dan kewirausahaan modern.
Acara berlangsung dengan antusias dan interaktif, di mana para peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsungdengan para narasumber. Suasana seminar juga semakin meriahdengan partisipasi para sponsor, termasuk Pani Gold Project, Bank Indonesia, dan IM3, yang turut memperkenalkan produk dan layanan mereka dalam sesi interaktif bersama peserta.
Melalui kegiatan ini, HMTG J.A.K UNG berhasil menciptakanruang kolaboratif antara akademisi, praktisi, dan mahasiswa dalammembahas potensi sumber daya mineral kritis serta strategi pengelolaan tambang yang berkelanjutan. Seminar Nasional Geoscience 2025 menjadi bukti nyata komitmen HMTG J.A.K UNG dalam mendukung pengembangan ilmu kebumian yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada pembangunanberkelanjutan. (Rama/Gopos)








